Saat Eksim Kambuh, Ikuti 3 Langkah Perawatan Kulit Ini

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita melihat/mengelus kulitnya. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita melihat/mengelus kulitnya. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyebab kulit eksim belum belum diketahui secara pasti. Jenis eksim yang paling sering terjadi adalah eksim atopik, yang dikenal juga dengan istilah dermatitis atopik.

    Gejala eksim atopik umumnya berupa kulit gatal dan iritasi. Meski mirip, gejala eksim atopik bukanlah reaksi alergi. Hingga saat ini, eksim atopik diduga terjadi akibat kombinasi dari berbagai faktor. Mulai dari pengaruh genetik atau keturunan, gangguan pada sistem kekebalan tubuh, faktor lingkungan, aktivitas yang membuat kulit jadi sensitif, serta kerusakan pada lapisan pelindung kulit yang memicu kandungan air di kulit lebih cepat menguap dan kuman lebih mudah masuk.

    Satu hal yang pasti, penyakit eksim kulit, khususnya eksim atopik, bukanlah penyakit menular. Jika Anda mengalaminya, kondisi ini bukan karena tertular dari orang lain. Ataupun bila Anda sedang mengalami kekambuhan eksim, Anda tak akan menularkannya pada orang lain.

    Orang yang menderita eksim atopik biasanya memiliki anggota keluarga dengan penyakit yang sama. Ini berarti, faktor genetik diduga kuat punya peran besar. Selain itu, anak-anak yang menderita penyakit kulit eksim juga cenderung menderita asma atau alergi saat bertambah besar.

    Eksim kemungkinan dipengaruhi oleh usia ibu saat hamil. Namun masih belum jelas apa pengaruh usia ibu saat anak dilahirkan dengan kejadian penyakit kulit eksim pada anaknya. Tetapi anak-anak yang saat lahir dari ibu yang berusia lebih tua memiliki kemungkinan lebih besar untuk menderita eksim atopik jika dibandingkan dengan anak-anak yang saat lahir saat sang ibu berusia muda. 

    Karena penyebabnya belum pasti, penanganan penyakit eksim juga belum bisa dipastikan. Perawatan yang diberikan umumnya berdasarkan gejala yang terjadi maupun pemicunya. Pemicu paling umum dari penyakit eksim adalah zat-zat yang bisa mengiritasi kulit. Misalnya, kandungan bahan kimia dalam deterjen, sabun, atau pewangi. 

    Ilustrasi eksim pada kulit. sciencephoto.com

    Cara terbaik dalam menangani eksim adalah dengan mendeteksi dan menghindari pemicunya. Bila gejala terlanjur muncul, Anda bisa melakukan beberapa langkah perawatan di rumah untuk mengurangi gejala. Penyakit kulit eksim tidak bisa disembuhkan secara total. Gejala-gejalanya bisa menghilang, tapi suatu saat bisa kambuh kembali bila ada pemicunya.

    Saat kambuh, cara-cara berikut ini mungkin bisa Anda lakukan di rumah sebagai tindakan penanganan:

    #1. Mandi
    Memang ada yang mengatakan bahwa sering mandi justru membuat kulit kering. Ada juga yang mengemukakan bahwa mandi akan menjaga kelembapan kulit karena mencegah penguapan kandungan air di kulit. Untuk penderita penyakit eksim kulit, disarankan untuk mandi setidaknya satu kali dalam sehari. Manfaat mandi adalah membersihkan kulit dari pemuci alergi (alergen) dan bahan iritan kulit, sekaligus menghidrasi kulit.

    #2. Perhatikan produk perawatan yang digunakan
    Meski mandi sangat dianjurkan bagi pengidap eksim, perhatikan juga sabun yang digunakan. Pilihlah sabun mandi dengan kandungan kimia yang ringan atau sabun dari bahan aktif alami. Dengan ini, sabun tidak menimbulkan iritasi atau menjadi pemicu kemunculan eksim. 

    Demikian pula dengan pelembap yang digunakan. Pastikan produk ini tidak mengandung bahan kimia yang keras maupun parfum. Usapkan losion atau krim pelembap pada kulit segera setelah keluar dari kamar mandi. Berdasarkan beberapa penelitian, kelembapan kulit akan lebih terjaga jika pelembap digunakan saat kulit masih agak basah sehabis mandi. Pasalnya, losion dan krim pelembap akan membantu dalam menyimpan air di kulit. Walau begitu, tetap rajin-rajinlah mengoleskan pelembap kulit sepanjang hari untuk menjaga tingkat hidrasinya.

    3. Mengoleskan minyak alami sebagai pelembap
    Beberapa minyak alami atau minyak esensial memiliki khasiat menjaga kelembapan kulit, serta mengurangi gatal. Oleh sebab itu, minyak ini cukup efektif digunakan untuk meredakan gejala eksim. Beberapa jenis minyak alami yang bisa Anda gunakan misalnya minyak kelapa, terutama jenis murni (virgin coconut oil). Oleskan langsung ke area yang terkena penyakit kulit eksim untuk melembapkan kulit yang kering.

    Minyak bunga matahari yang berkhasiat meningkatkan kemampuan lapisan pelindung kulit serta mengurangi peradangan dan kemerahan kulit. Penggunaannya sama seperti minyak kelapa, yaitu dioleskan ke ruam kulit. Selain itu Anda bisa mencoba Cardiospermum. Ekstrak tanaman ini biasanya tersedia dalam bentuk gel, dan bisa mengurangi peradangan, rasa gatal, serta bakteri yang ada di permukaan kulit.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.