Jaga Jantung Tetap Awet Muda dengan Cara Berikut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi jantung (pixabay.com)

    ilustrasi jantung (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Setiap orang ingin terlihat awet muda, bahkan rela mengeluarkan banyak uang untuk membuat penampilan fisik dan wajah selalu terlihat muda meski usia beranjak senja. Karena sibuk membuat penampilan luar lebih muda, mereka lupa menjaga bagian dalam tubuh agar tetap muda juga. Salah satunya jantung, organ penting yang sering mengalami penuaan dini karena pemiliknya yang kurang peduli pada kesehatannya.

    Usia yang semakin tua bukan berarti tak bisa memiliki jantung yang sehat. Kita tak pernah terlalu tua untuk mengurangi faktor-faktor risiko yang membuat usia jantung mendahului pemiliknya. Berikut tujuh hal yang bisa kita lakukan agar jantung tetap awet muda, seperti dilansir Very Well.

    #Mengontrol penyakit kronis
    Berbagai masalah jantung dan pembuluh darah yang dialami lansia disebabkan oleh penyakit lain yang berhubungan dengan pertambahan usia, misalnya tekanan darah tinggi. Menjaga tekanan darah tetap normal akan mengurangi risiko penyakit jantung, begitu juga dengan mengontrol diabetes dan kolesterol tinggi. Penyakit tiroid juga bisa melemahkan jantung. Rajinlah memeriksakan diri, ikuti saran dokter, dan minum obat sesuai anjuran.

    #Jaga berat badan
    Daripada sibuk berdiet, kenapa tidak mencoba untuk memilih makanan yang sehat sebelum badan membengkak. Bila berat badan sudah berlebih, menormalkannya lagi butuh perjuangan keras. Cobalah memilih makanan sehat seperti salmon, beri-berian, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan tambah konsumsi serat dengan sayuran dan buah-buahan, ganti daging merah dengan ikan atau ayam.

    #Selalu aktif
    Jantung adalah otot sehingga perlu dilatih untuk menjaga bentuknya. Berolahraga akan meningkatkan daya pompa jantung dan membantu mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh. Rutin berolahraga juga membantu menjaga berat badan sehat dan mengontrol tekanan darah serta mengurangi stres. Tak ada kata terlambat untuk berolahraga. Bila sudah berumur lanjut, cobalah pilih program latihan yang sesuai, misalnya jalan kaki atau senam lansia.

    #Berhenti merokok
    Tak ada kompromi, berhenti merokok sangat penting untuk melindungi jantung. Merokok adalah penyebab utama aterosklerosis, penyakit yang disebabkan penumpukan kerak di pembuluh darah. Kerak menghambat aliran darah ke jantung dan organ-organ penting lain. Bila aliran darah sudah terhambat total, akibatnya adalah serangan jantung dan gagal ginjal. Merokok memang bikin kecanduan dan susah dihentikan. Rata-rata orang berusaha tujuh kali sebelum akhirnya benar-benar berhenti.

    #Hindari alkohol
    Sama seperti rokok, alkohol juga membuat kecanduan. Jadi segera hentikan kebiasaan menenggak minuman keras.

    #Rutin memeriksakan diri
    Rutin memeriksakan diri, termasuk tes darah, bisa membantu mengidentifikasi masalah jantung sebelum menyebabkan serangan jantung atau stroke. Pemeriksaan ini harus dilakukan sejak dini dan terus berlanjut sampai tua, terutama bila menderita penyakit kronis.

    #Perhatikan gejala berikut
    Bila merasakan gejala-gejala berikut, segera konsultasikan dengan dokter karena bisa jadi tak ada hubungannya dengan pertambahan usia.

    *Napas tersengal

    *Kaki bengkak

    *Dada nyeri

    *Perasaan gelap

    *Kelelahan tanpa alasan

    *Cepat lelah

    *Jantung berdebar

    *Kebingungan

    *Pusing


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.