3 Penyakit yang Harus Diwaspadai selama Kemarau

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi sakit flu. Shutterstock.com

    Ilustrasi sakit flu. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Jawa Timur mengimbau masyarakat untuk mewaspadai berbagai penyakit yang muncul selama musim kemarau, seperti diare, dehidrasi, dan influenza yang menyerang anak-anak hingga lanjut usia.

    "Kami sudah meminta seluruh pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) untuk siaga menangani warga yang mengalami sakit yang biasa diderita selama musim kemarau panjang ini," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember, Dyah Kusworini.

    Berdasarkan data 50 puskesmas yang tersebar di 31 kecamatan di Kabupaten Jember tercatat jumlah pasien yang menderita sakit Influenza Like Illness (ILI) mencapai 69.968 kasus, kemudian diare akut sebanyak 21.664 kasus, dan demam tifoid sebanyak 9.165. Namun untuk kasus hepatitis A sejauh ini belum ditemukan.

    Dyah mengimbau masyarakat melakukan pencegahan untuk penyakit selama musim kemarau seperti menggunakan masker saat keluar rumah, memperbanyak air minum agar tidak mengalami dehidarasi akibat cuaca yang terik, selalu cuci tangan sebelum makan dan sesudah buang air besar.

    "Kemudian menjaga sanitasi lingkungan dengan hidup bersih dan melakukan gerakan 3M plus untuk mencegah jentik nyamuk secara rutin setiap minggu, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk menghindari penyakit," katanya.

    Selain itu, yang tidak kalah penting adalah melakukan imunisasi secara lengkap ke posyandu untuk bayi dan balita, serta anak-anak di usia sekolah untuk mendapatkan imunisasi tambahan, sehingga mereka memiliki sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah sakit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.