Atasi Cegukan dengan Latihan Pernapasan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bernapas. (zebrapen.com)

    Ilustrasi bernapas. (zebrapen.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Cegukan secara medis sebenarnya adalah kondisi kejang otot yang tak disengaja. Cegukan menyebalkan karena sering menyakitkan bagi sebagian orang.

    Jika kondisi ini berlangsung lama, bisa menjadi pertanda adanya masalah pada tubuh. Seperti dilansir dari Medical Daily, untuk mengatasinya Anda bisa mencoba latihan pernapasan. Anda perlu meregangkan otot diafragma sehingga dapat menghindari kejang.

    Cara terbaiknya, ambil napas dalam-dalam dan tahan selama sekitar sepuluh detik. Ulangi langkah ini tiga kali sehingga Anda akan mengambil tiga napas dalam-dalam, dan tanpa melepaskan yang sebelumnya, tarik napas lagi sambil menahannya selama sepuluh hitungan.

    Latihan ini meregangkan otot diafragma. Paru-paru dan perut akan terasa sangat penuh udara. Namun, saat Anda mengeluarkan semua udara itu, pastikan melakukannya dengan sangat lambat sebelum kembali ke pola pernapasan yang biasa.

    Cara lainnya, coba gigit lemon. Kadang-kadang, praktisi medis bahkan menyarankan pasien mereka dengan obat-obatan seperti Thorazine, Reglan, atau Haldol. Namun, ini hanya untuk yang memiliki cegukan parah.

    Cegukan yang terus menerus bisa terjadi karena berbagai sebab, seperti makan terlalu cepat, makan terlalu banyak, atau minum terlalu banyak, mengunyah permen karet yang berlebihan, atau bahkan stres.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.