Kurangi Kecanduan Anak pada Gawai Butuh Peran Aktif Orang Tua

Reporter

Ilustrasi anak bermain gawai (pixabay.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak Republik Indonesia mengajak masyarakat Indonesia untuk mulai mengurangi ketergantungan anak pada gawai. Orang tua harus lebih banyak mengajak anak bermain bersama di luar dengan permainan tradisional yang ada dan berkembang di daerah masing-masing.

"Mulai sekarang, kepada masyarakat, ayah dan bunda untuk lebih banyak mengajak anak bermain di luar, dengan mempopulerkan kembali permainan tradisional," kata Ketua Komnas Perlindungan Anak, Seto Mulyadi, pada acara perayaan Hari Anak Nasional Provinsi NTB 2019, sekaligus pengenalan gerakan #JamMainKita, di Mataram, Kamis, 18 Juli 2019.

Menurutnya, gerakan #JamMainKita bertujuan untuk membuat anak-anak bisa senang kembali bermain di luar rumah, tidak cuma bermain gawai di dalam ruangan dan lainnya, tapi bisa lebih banyak memainkan permainan tradisional bersama anak lain di luar rumah sebab permainan tradisional oleh banyak ahli telah diteliti manfaatnya sangat besar dan positif untuk perkembangan kesehatan dan kecerdasan anak, psikososial, senang bergaul, berteman, bekerja sama, dan sebagainya.

"Mohon ini bisa menjadi kegiatan yang bisa terus dikembangkan sampai tingkat RT dan RW. Mudah-mudahan habis kegiatan ini, para bupati dan walikota bisa menganjurkan seluruh RT dan RW melalui lurah, membiasakan anak lebih banyak bermain permainan tradisional, bahkan kalau bisa dilombakan," ujarnya.

Ilustrasi permainan tradisional congklak. TEMPO/Aris Novia Hidayat

Tokoh yang akrab disapa Kak Seto ini menyatakan untuk mendidik anak perlu kebersamaan orang sekampung. Artinya, dibutuhkan peran serta seluruh masyarakat untuk menghilangkan kebiasaan bermain gawai.

"Semua harus rukun, jadi jangan sampai tidak rukun mendidik anak, supaya anak tidak lebay dengan senang bermain, sehingga kecerdasan dan kesehatannya juga bisa berkembang," ucap Seto.

Untuk mewujudkan hal tersebut harus dimulai dari para orang tua supaya mulai sekarang bisa mengurangi bermain gawai, jangan hanya anak, ayah dan
bunda juga harus berani ke luar dari rumah meninggalkan gawai sebagai teladan. Presiden sudah, menteri, gubernur, bupati, walikota, camat, lurah, RT, RW juga harus mengikuti karena dengan begitu orang tua bisa bebas bermain dengan putra putri tercinta, bermain bersama keluarga minimal seminggu sekali.

Seto menambahkan, permainan tradisional adalah warisan nenek moyang yang sangat berharga. Bahkan di dunia internasional, setiap November di Jepang mengadakan festival permainan tradisional yang diikuti berbagai negara, dan ini tentu tidak ada salahnya mempopulerkan kembali permainan tradisional yang telah ada sejak berabad abad.






8 Langkah Mengurangi Screen Time Anak Usia Balita

17 hari lalu

8 Langkah Mengurangi Screen Time Anak Usia Balita

WHO tidak menyarankan adanya screen time untuk anak di bawah dua tahun dan hanya satu jam untuk anak usia 2-4 tahun.


Saran buat Orang Tua untuk Meredam Kecanduan Gawai Anak

31 hari lalu

Saran buat Orang Tua untuk Meredam Kecanduan Gawai Anak

Bila anak terlihat telah menunjukkan tanda-tanda kecanduan gawai, berikut yang bisa dilakukan orang tua untuk mengatasinya.


7 Efek Negatif Anak Kecanduan Gawai

31 hari lalu

7 Efek Negatif Anak Kecanduan Gawai

Cara orang tua yang gemar membuat anak diam dengan gawai perlu dievaluasi. Pasalnya, kecanduan gawai akan membuat anak mengalami tujuh hal ini.


Bahaya di Balik Blue Light pada Gawai

34 hari lalu

Bahaya di Balik Blue Light pada Gawai

Di balik kemajuan smartphone yang menawarkan berbagai fitur untuk mempermudah kehidupan, smartphone memiliki problem yakni blue light atau sinar biru.


Cegah Kecanduan Gawai dengan Permainan Tradisional

35 hari lalu

Cegah Kecanduan Gawai dengan Permainan Tradisional

Banyak efek negatif anak kecanduan gawai sehingga orang tua perlu memperkenalkan pada permainan tradisional yang baik bagi fisik dan psikis.


Permainan tradisional bantu asah kecerdasan anak

36 hari lalu

Permainan tradisional bantu asah kecerdasan anak

Kak Seto mengatakan permainan tradisional yang populer di kalangan anak-anak seperti gobak sodor dapat melatih berbagai kecerdasan anak


RuangOrtu, Aplikasi Orang Tua untuk Awasi Anak Bermain Gawai, Ini Fitur Unggulannya

46 hari lalu

RuangOrtu, Aplikasi Orang Tua untuk Awasi Anak Bermain Gawai, Ini Fitur Unggulannya

RuangOrtu, aplikasi besutan alumni sekolah Islam Al Azhar untuk mengawasi anak bermain gawai memiliki fitur unggulan memonitor dan membatasi konten.


Orang Tua Perlu Pahami Digital Parenting untuk Pengawasan Anak

46 hari lalu

Orang Tua Perlu Pahami Digital Parenting untuk Pengawasan Anak

Edukasi terkait pola asuh orang tua di era digital menjadi sangat penting guna terwujudnya literasi digital di berbagai kalangan usia.


Alumni Sekolah Islam Al Azhar Bikin Aplikasi 'RuangOrtu', Awasi Anak Gunakan Gawai

47 hari lalu

Alumni Sekolah Islam Al Azhar Bikin Aplikasi 'RuangOrtu', Awasi Anak Gunakan Gawai

Alumni Sekolah Islam Al Azhar meluncurkan aplikasi 'RuangOrtu' yang bermanfaat bagi orang tua untuk mengawasi anak-anak dalam menggunakan gawai.


Jasa Sewa Power Bank di Stasiun MRT Laku Keras, Ada 993 Kali Orang Perlu Charger Gawai

48 hari lalu

Jasa Sewa Power Bank di Stasiun MRT Laku Keras, Ada 993 Kali Orang Perlu Charger Gawai

Penyewaan power bank di Stasiun MRT laris manis. Banyak penumpang yang perlu mencharger gawai mereka.