Katarak Sebabkan Kebutaan, Jangan Takut Operasi

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi operasi katarak by istimewa

    ilustrasi operasi katarak by istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Katarak merupakan penyakit mata yang menghantui para lansia. Penyakit ini ditandai dengan mengeruhnya lensa mata sehingga membuat penglihatan kabur. Kondisi ini umumnya terjadi pada lansia, dan bisa terjadi pada salah satu atau kedua mata sekaligus.

    Seiring bertambahnya usia, protein pada lensa akan menggumpal dan perlahan-lahan membuat lensa keruh dan berkabut. Hal ini menyebabkan penglihatan menjadi kabur dan tidak jelas.

    Katarak adalah penyebab utama kebutaan di Indonesia. Hal inilah yang menjadi perhatian KMN EyeCare untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penyakit penyebab kebutaan nomor satu di Indonesia, yang penanganannya kini sudah sangat modern dan tidak perlu ditakuti lagi.

    Katarak yang terjadi seiring bertambahnya usia merupakan bagian dari proses penuaan, sama halnya seperti rambut yang menjadi putih seiring lanjutnya usia. Katarak tidak dapat dihindari dan pasti akan terjadi di hidup semua orang yang semakin tua.

    Ilustrasi katarak. REUTERS/Noor Khamis

    Justru yang sering menjadi masalah adalah ketika lensa yang sudah mengeruh tersebut dibiarkan begitu saja. Jika terjadi terlalu lama, Katarak dapat semakin mengeras dan bahkan dapat mengakibatkan kebutaan.

    “Bila seseorang menderita katarak, tindakan satu-satunya untuk menanggulanginya adalah operasi. Itu saja satu-satunya solusi. Obat ataupun vitamin apapun tidak akan membantu,” kata Dr. Ricky E. Rooroh, SpM.

    Fakta inilah yang perlu diluruskan kepada masyarakat. Jadi, meski takut, operasi katarak merupakan tindakan yang tidak dapat dihindari oleh para penderita penyakit mata ini.

    Dr. Rudy C. Susilo, CEO KMN EyeCare, menambahkan setiap pasien katarak di kliniknya diharuskan menjalani sederetan pemeriksaan komprehensif sebelum menjalani operasi. Selama proses operasi, keadaan umum pasien dipantau oleh dokter spesialis anestesi, sehingga pasien akan selalu merasa nyaman saat proses operasi berjalan, selain tentunya keselamatan pasien akan lebih terjaga.

    Selain pemeriksaan komprehensif di awal, KMN EyeCare juga didukung teknologi canggih. Diakui Rudi, operasi katarak di KMN EyeCare menggunakan metode fakoemulsifikasi dengan alat mutakhir bernama Centurion keluaran Alcon Laboratories dari Amerika Serikat.

    Dalam operasi katarak yang menggunakan alat ini, sayatan yang dibuat jadi teramat kecil sehingga proses penyembuhan pasien lebih aman dan cepat. KMN EyeCare hanya menggunakan lensa tanam berkualitas tinggi untuk menggantikan lensa yang mengeruh yang diambil.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.