Nabila Syakieb Menyusui saat Hamil, Tak Ada Masalah

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nabila Syakieb di Aston Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu 17 Juli 2019 (Tempo/Astari P Sarosa)

    Nabila Syakieb di Aston Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu 17 Juli 2019 (Tempo/Astari P Sarosa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain sinteron Nabila Syakieb sedang hamil anak kedua 28 minggu. Nabila dan suaminya, Reshwara Argya Ardinal, dikaruniai anak pertama, Raqeema Ruby Radinal, Februari 2018. Karena anaknya masih berusia 1 tahun, Nabila sempat menyusui saat sedang hamil anak keduanya.

    “Aku melanjutkan menyusui sampai akhirnya anakku yang memutuskan untuk berhenti sendiri. Pertama kali, pas tahu hamil aku tetap menyusui biasa saja,” tutur Nabila di Jakarta Selatan, Rabu, 17 Juli 2019.

    Nabila tidak menghadapi masalah apapun saat harus tetap menyusui di awal kehamilan. “Aku hanya berusaha untuk makan makanan yang bergizi, tambah dengan minum suplemen tambahan juga,” lanjutnya.

    Semua teman-temannya memastikan Nabila bahwa menyusui saat hamil itu tidak masalah. Anak pertamanya juga yang akhirnya tidak ingin menyusu langsung lagi.

    Wanita berusia 33 tahun ini mengakui bahwa dirinya tidak merencanakan kehamilan kedua ini. Tadinya, Nabila ingin menunggu sampai anak sudah berusia 1 tahun 6 bulan sebelum mencoba untuk mendapatkan anak kedua. Namun, merasa bersyukur bisa mengandung anak kedua begitu cepat setelah anak pertama.

    “Suami mendukung sekali, dan selalu menyemangati. Kalau aku masih menyusui dia juga dukung, kalau tidak juga tidak apa-apa. Pokoknya yang terbaik untuk aku dan anakku,” jelas Nabila.

    Dia bahkan mengaku kehamilan kedua ini lebih santai dibanding yang pertama. Karena itu, dia tidak terlalu khawatir bila harus menyusui saat hamil.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.