Parfum, Kandungan Produk Perawatan Kulit Pemicu Iritasi

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi botol parfum atau minyak wangi. shutterstock.com

    Ilustrasi botol parfum atau minyak wangi. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kandungan dalam perawatan memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan kulit. Bagi orang-orang yang memiliki kulit sensitif, tentu perlu menggunakan produk khusus untuk kulit sensitif.

    Kulit sensitif mudah iritasi, karena itu perlu produk dengan kandungan yang tidak akan memicu iritasi. Namun, apa saja kandungan dalam produk perawatan kulit yang mudah memicu iritasi?

    Dermatolog dr. Melyawati Hermawan menjelaskan beberapa kandungan pada produk perawatan kulit yang mudah memicu iritasi.

    Baca juga:
    Tips Memakai Parfum agar Wanginya Tahan Lama
    Ingin Memperbaiki Suasana Hati, Pilih Wangi Parfum yang Tepat

    #Parfum
    Parfum adalah kandungan yang paling cepat memicu iritasi. “Yang pertama adalah parfum, karena itu produk-produk yang ada kandungan parfumnya tidak bagus untuk kulit sensitif,” jelas Melyawati.

    Bahkan, untuk orang-orang yang tidak memiliki kulit sensitif sebaiknya menghindari kandungan parfum di produk perawatan kulit.

    #Paraben dan pengawet lain
    Paraben adalah bahan pengawet sintetis yang sering ditemukan di produk perawatan kulit agar bisa bertahan lebih lama. Untuk orang-orang dengan kulit sensitif, pengawet bisa dengan cepat dan mudah memicu iritasi dan sebaiknya dihindari. Selain paraben, pengawet propylene glycol juga sebaiknya dihindari.

    #Alkohol
    Kandungan alkohol dalam produk perawatan kulit juga tidak bagus dan bisa memicu iritasi. Produk perawatan kulit sering menggunakan kandungan alkohol sebagai bahan pemadat. Memang tidak semua alkohol tidak baik untuk kulit, namun alkohol yang terbuat dari bahan kimia keras tidak dianjurkan, terutama untuk kulit sensitif. Karena itu, sebaiknya cari produk yang 100 persen bebas alkohol bila tidak ingin iritasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.