Sistem Imun Tubuh Rendah Lakukan 6 Langkah untuk Cegah Penyakit

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi berolahraga. Shutterstock

    ilustrasi berolahraga. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa orang lahir dengan sistem imun yang baik. Namun ada pula yang memiliki sistem imun lemah, seperti akibat mengidap kanker dan menjalani kemoterapi, atau mengidap HIV dan AIDS.

    Baca juga: Cara Sel Kanker Lolos dari Radar Sistem Imun

    Jika Anda termasuk salah satunya, tentu harus aktif mencari cara untuk meningkatkan daya tahan tubuh guna meminimalisir risiko terjadinya infeksi pada tubuh. Berikut ini langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menambah peluang agar Anda tetap sehat dalam jangka panjang dan terhindar dari berbagai gangguan kesehatan. 

    #1. Menjaga kebersihan
    Cara meningkatkan daya tahan tubuh yang utama ialah dengan selalu menjaga kebersihan diri. Contohnya pada kulit yang merupakan lapisan terluar dari tubuh. Anda yang harus selalu menjaga kebersihannya agar jamur atau kuman yang biasa hidup dan menempel di kulit tidak ikut masuk ke dalam tubuh, misalnya bersama makanan yang Anda konsumsi.

    Salah satu langkah yang paling mudah untuk menjaga kebersihan adalah selalu mencuci tangan menggunakan air bersih yang mengalir dan sabun. Contohnya, sebelum Anda makan, mengolah makanan, memasak, dan setelah dari toilet. Berdasarkan data Centers for Disease Control and Prevention (CDC), mencuci tangan hingga bersih sebelum makan dapat mengurangi peluang hingga 58 persen pada seseorang dengan sistem imunitas rendah untuk terkena diare.

    #2. Menghindari kontak dengan orang sakit
    Jika Anda sadar bahwa kondisi kekebalan tubuh Anda tidak sebaik orang lain, Anda sebaiknya menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit. Sekalipun orang tersebut hanya terkena flu atau pilekKontak yang dimaksud bukan hanya bersentuhan di kulit. Tapi juga menghindari pemakaian alat-alat makan maupun barang-barang pribadi yang sama, seperti pakaian atau handuk.

    #3. Hati-hati dengan vaksinasi
    Normalnya, dokter akan sangat merekomendasi siapapun untuk melakukan vaksinasi sesuai jadwal. Namun jika memiliki sistem imun yang lemah, Anda harus mengikuti jadwal vaksin yang khusus dibuat oleh dokter untuk Anda pribadi sesuai kondisi saat itu.

    #4. Menjaga pola makan
    Bagi penderita sistem imun rendah, dokter biasanya akan merekomendasikan Anda lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur yang kaya akan nutrisi. Namun bila Anda memiliki sistem imun yang sangat buruk, misalnya karena mengidap kanker, akan ada banyak pantangan makanan yang mungkin harus Anda ikuti.

    5. Olahraga secara teratur
    Cara meningkatkan daya tahan tubuh yang awam berikutnya adalah dengan berolahraga. Olahraga baik untuk melepas stres sekaligus melancarkan sirkulasi darah di dalam tubuh. 

    Meski demikian, bagi penderita sistem kekebalan tubuh yang rendah, perhatikan juga kondisi tubuh Anda dan jangan memaksakan diri. Anda sebaiknya tidak berolahraga terlalu sering, menghindari jenis olahraga yang membutuhkan banyak energi, dan membatasi durasi olahraga tersebut. Berkonsultasi dengan dokter juga bisa menjadi salah satu langkah bijak dalam memilih jenis olahraga yang Anda lakukan. Dengan ini, aktivitas fisik yang Anda jalani pun akan sesuai dengan kondisi Anda.

    6. Mengonsumsi suplemen
    Jika semua cara meningkatkan daya tahan tubuh sudah Anda coba, tidak ada salahnya jika melengkapi usaha Anda dengan mengonsumsi suplemen. Biasanya, orang yang memiliki sistem imun rendah akan butuh suplemen vitamin C. Tetapi, dokter juga bisa meresepkan Anda suplemen vitamin lainnya sesuai kebutuhan.

    Hal yang perlu diingat adalah sistem imun merupakan gabungan dari berbagai mekanisme di dalam tubuh Anda. Terkadang, Anda harus melakukan lebih dari satu cara meningkatkan daya tahan tubuh yang telah disebut di atas.

     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Enam Poin dalam Visi Indonesia, Jokowi tak Sebut HAM dan Hukum

    Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin Visi Indonesia di SICC, 14 Juli 2019. Namun isi pidato itu tak menyebut soal hukum dan HAM.