Chua Kotak Akui Pentingnya Mendekatkan Anak dengan Musik

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personil Band Kotak, Chua. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Personil Band Kotak, Chua. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagai seorang musisi, Swasti Sabdastantri atau Chua Kotak, tidak ingin memaksakan anaknya bisa memainkan alat musik. Pemain bass grup Kotak ini mengungkapkan bahwa dia ingin anaknya bebas memiliki keterampilan dan hobi lain di luar musik. Namun, Chua tetap melihat pentingnya mendekatkan anak dengan musik.

    “Aku itu mengajarkan anak aku bebas mau belajar apa saja. Tapi aku tetap ingin mendekatkan mereka dengan musik karena itu sebagai relaksasi, mendekatkan musik ke anak bisa membantu menyeimbangkan emosi,” jelas Chua di acara Early Learning Centre di Jakarta Selatan, Rabu, 10 Juli 2019.

    Ibu dari dua anak ini melihat pentingnya musik untuk tumbuh kembang anak dan untuk mendekatkannya dengan anak-anaknya, Raja, 3 tahun, dan Shakilla, 3 bulan.

    Baca juga:
    Chua Kotak Hamil Anak Kedua, Fisik Lebih Kuat dan Banyak Makan
    Cara Chua Kotak Seimbangkan Waktu Manggung dan Keluarga

    “Bayiku yang kedua ini baru 3 bulan tapi bisa tenang saat mendengarkan musik karena waktu hamil sering aku ajak manggung. Sedangkan Raja aku sering ajak soundcheck sejak 6 bulan, dan kalau lagi ngambek aku suka ajak main gitar bareng,” tutur Chua.

    Anak pertamanya juga menggunakan musik untuk mengekspresikan diri. Menggunakan alat musik gitar atau drum, Raja suka memainkan musik sesuai dengan suasana hatinya. Saat sedang bahagia, dia akan memainkan musik sambil loncat-loncat. Kalau marah, dia akan memainkan musik seperti sedang marah. Chua mengatakan musik membantu dirinya mengetahui perasaan anaknya.

    “Tapi sebenarnya tidak harus dengan membuat anak main musik, bisa juga dengan mendengarkan saja. Kalau aku, karena memang duniaku musik, jadi mereka lebih terdorong untuk main musik,” lanjut Chua.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Enam Poin dalam Visi Indonesia, Jokowi tak Sebut HAM dan Hukum

    Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin Visi Indonesia di SICC, 14 Juli 2019. Namun isi pidato itu tak menyebut soal hukum dan HAM.