Redakan Kecemasan dengan Matcha

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • matcha-green-tea (Pixabay.com)

    matcha-green-tea (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Matcha berasal daun Camellia sinensis dan dikenal masyarakat Jepang sejak lama. Matcha memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya membantu orang merasa rileks dan meredakan kecemasan.

    Dalam sebuah studi yang dipimpin Dr. Yuki Kurauchi dari Universitas Kumamoto University di Jepang, peneliti menguji efek matcha pada tikus yang cemas. Menurut mereka, tikus yang cemas akan lebih banyak menghabiskan waktu berada di daerah aman.

    Baca juga:
    Kurangi Kecemasan dengan Banyak Berolahraga
    4 Cara Jitu Meredakan Kecemasan yang Berlebih

    Hasilnya, tikus yang mengonsumsi bubuk atau ekstrak matcha berkurang kecemasannya. Analisis farmakologis perilaku mengungkapkan, hal ini terjadi karena ekstrak matcha mengaktifkan reseptor dopamin D1 dan serotonin 5-HT1A.

    "Meskipun penelitian epidemiologis lebih lanjut diperlukan, hasil penelitian kami menunjukkan Matcha, yang telah digunakan sebagai obat selama bertahun-tahun, mungkin cukup bermanfaat bagi tubuh manusia," kata Kurauchi.

    Dia berharap penelitian ini bisa bermanfaat untuk kesehatan masyarakat di seluruh dunia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.