Bahaya Olahraga yang Terlalu Diforsir Menurut Pakar

Reporter

Ilustrasi perempuan Arab berolahraga. AFP

TEMPO.CO, Jakarta - Pakar ilmu fisiologi olahraga sekaligus peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Dr. dr. Jajat Darajat Kusumah Negara Sp.Pd M.Kes AIFO, menyebutkan bahwa olahraga yang diforsir atau terlalu berlebihan justru membentuk radikal bebas dalam tubuh sehingga berdampak buruk untuk kesehatan.

Ahli fisiologi tersebut mengatakan seseorang yang berolahraga dengan berlebihan dan langsung berolahraga berat malah akan meningkatkan kadar Malondialdehyde (MDA) yang berkaitan dengan radikal bebas di tubuhnya.

"Semua olahraga yang dilakukan secara terus-menerus, itu tentu pasti akan membentuk radikal bebas," kata Jajat.

Baca juga:
7 Tips Supaya Olahraga Jadi Kebiasaan Menyenangkan di 2019

Namun, dia menegaskan bahwa tubuh manusia memiliki kemampuannya sendiri untuk mengeliminasi kadar radikal bebas di dalam tubuh seiring meningkatnya kemampuan dalam berolahraga. Kondisi ini juga mungkin berbeda-beda dari setiap orang, tergantung dari banyak faktor lain, seperti riwayat kesehatan dan genetik.

"Radikal bebas itu sebenarnya akan terbentuk dengan kegiatan kita, semakin tinggi intensitas itu justru akan terbentuk karena kekurangan oksigen. Oksigen yang tereduksi itu, kekurangan oksigen, elektron-elektron itulah yang terlempar terpasang dengan bukan pasangannya sehingga menjadi radikal bebas," jelas Jajat.

Jajat menegaskan untuk bisa mengeliminasi radikal bebas dalam tubuh itulah diperlukan masa pemulihan dengan beristirahat dalam berolahraga, bukan dengan melakukan olahraga dengan intensitas tinggi secara terus-menerus. Oleh karena itu, dia sangat menganjurkan untuk melakukan olahraga, dimulai dengan intensitas ringan kemudian berkembang menjadi intensitas berat, untuk menyesuaikan dari kemampuan tubuh masing-masing.

Artikel lain:
Bakar Kalori dengan 6 Gerakan Olahraga di Tangga

Doktor yang dulunya merupakan atlet sofbol tersebut juga menerangkan mengenai atlet yang latihannya diforsir dan secara terus-menerus berisiko memiliki berbagai penyakit di masa mendatang. Namun, radikal bebas yang terbentuk dari latihan atlet secara terus menerus dan intensitas tinggi dieliminasi dengan berbagai nutrisi berupa suplemen yang mengandung likopen, flavonoid, vitamin E, dan vitamin C.

"Karena saya juga di PB Sofbol, saya ketat banget ke atlet, nutrisi harus ada, harus diminum saat saya lihat. Kadang-kadang hanya disimpan enggak diminum, memang bukan sekarang dampaknya, 10-20 tahun yang akan datang, itu bisa kolaps," kata Jajat.

Jajat menyarankan bagi seseorang yang gemar berolahraga harus diimbangi dengan memakan makanan bergizi tinggi, terutama sayur dan buah-buahan yang mengandung antioksidan.






5 Cara Menurunkan Berat Badan untuk Penderita PCOS

1 hari lalu

5 Cara Menurunkan Berat Badan untuk Penderita PCOS

Banyak wanita dengan PCOS berjuang untuk menurunkan berat badan karena kondisi resistensi insulin


3 Manfaat Komedi dan Humor untuk Kesehatan Fisik, Psikologis, dan Ikatan Sosial

1 hari lalu

3 Manfaat Komedi dan Humor untuk Kesehatan Fisik, Psikologis, dan Ikatan Sosial

Selera komedi atau humor membantu seseorang menghadapi masa-masa yang sulit juga baik untuk kesehatan


Iritasi Kulit hingga Mata, Ini Bahaya Gas Air Mata

2 hari lalu

Iritasi Kulit hingga Mata, Ini Bahaya Gas Air Mata

Gas air mata terdiri dari bahan kimia yang dapat mengiritasi kulit, paru-paru, mata, dan tenggorokan.


Olahraga yang Cocok Cegah Serangan Jantung Menurut Dokter

2 hari lalu

Olahraga yang Cocok Cegah Serangan Jantung Menurut Dokter

Dokter menyatakan olahraga aerobik yang biasa dilakukan dalam intensitas rendah dalam durasi lama bisa dilakukan untuk mencegah serangan jantung.


Makanan Sehat Ini Dianggap Buruk jika Dikonsumsi Setelah Berolahraga

2 hari lalu

Makanan Sehat Ini Dianggap Buruk jika Dikonsumsi Setelah Berolahraga

Karbohidrat dan protein adalah nutrisi yang diperlukan untuk pemulihan pasca-olahraga.


Memahami Diet Seimbang Secara Benar

5 hari lalu

Memahami Diet Seimbang Secara Benar

Pernah mendengar istilah diet seimbang? Mengapa diet seimbang itu perlu?


Billie Eilish Cegah Cedera di Atas Panggung Kini Rutin Olahraga hingga Jadi Gym Rat

6 hari lalu

Billie Eilish Cegah Cedera di Atas Panggung Kini Rutin Olahraga hingga Jadi Gym Rat

Billie Eilish mengalami beberapa cedera saat tur, dan sebelumnya berhenti menari setelah terluka


Tips untuk Mengikis Lemak Perut yang Disebabkan Perubahan Hormonal

6 hari lalu

Tips untuk Mengikis Lemak Perut yang Disebabkan Perubahan Hormonal

Beberapa alasan perubahan hormonal menyebabkan lemak perut bertambah di antaranya adalah misteri


Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

9 hari lalu

Berapa Batas Konsumsi Gula dalam Sehari?

Jumlah gula yang aman dikonsumsi per hari mungkin bergantung pada total asupan kalori, tingkat aktivitas, dan faktor lainnya.


Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

9 hari lalu

Masalah yang Sering Muncul saat Memilih Alat Kontrasepsi

Ginekolog mengibaratkan memilih alat kontrasepsi, khususnya bagi wanita, seperti memilih suami. Artinya tergantung pada kecocokan.