Gejala Sinusitis Tak Cuma Hidung Tersumbat, Ada Komplikasinya

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

babble.com

TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa orang mengalami sinusitis atau rhinosinusitis peradangan sinus paranasal dan rongga hidung. Kondisi ini tergolong akut apabila terjadi kurang dari 12 minggu, dan termasuk kronis jika terjadi lebih dari 12 minggu atau dalam 6 bulan terakhir kambuh lebih dari 3 kali.

Baca juga: Memahami Sinusitis, Penyebab, Gejala, dan Pencegahannya  

Melansir laman Sehatq, Dokter spesialis THT Selvina Maryones Rossary menjelaskan awal mula kemunculan sinus ditandai dengan gangguan pada fungsi pembersihan dan perlindungan normal sinus. Ketika prosesnya terganggu, bakteri, virus, atau reaksi alergi dapat menyebabkan sinus mengeluarkan banyak lendir, kemudian lendir tersebut akan bertambah banyak dan menyumbat saluran hidung.

Kondisi ini menyebabkan infeksi semakin berlanjut dan menyebabkan sinusitis. Faktor risiko yang dapat mengakibatkan terjadinya sinusitis, antara lain alergi, infeksi gigi, refluks asam lambung, dan kelainan anatomi hidung (seperti septum deviasi dan lain-lain).

Berikut ini gejala-gejala sinusitis

#1. Gejala utama: Hidung tersumbat, ingus yang kental, ingus terasa mengalir di belakang hidung, nyeri wajah, dan gangguan penciuman./

#2. Gejala tambahan: Nyeri kepala, bau mulut, nyeri di daerah gusi atau gigi rahang atas, batuk, nyeri telinga, dan kelelahan.

#3. Gejala bila sudah terdapat komplikasi: Bengkak pada mata, penglihatan ganda, penurunan penglihatan, nyeri dan pembengkakan di dahi, serta menyebabkan peradangan selaput otak yang ditandai dengan gejala nyeri kepala berat dengan rasa kaku di belakang leher, hingga penurunan kesadaran.

Menurut dr. Selvina sinusitis akut tidak memerlukan tindakan operasi. Sementara, sinusitis kronis yang tidak memberikan respons terhadap pengobatan antibiotik yang sesuai dan sinusitis yang memiliki gejala komplikasi, memerlukan tindakan operasi. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah sinusitis.

Mulai dari mencegah terjadinya peradangan berulang, dilakukan penanganan faktor risiko dan faktor lingkungan, melakukan vaksinasi influenza, menghindari pemicu alergi, menghindari merokok,  dan berada di lingkungan dengan asap rokok, dan menerapkan pola hidup sehat. Lalu lakukan cuci hidung minimal 2x per hari dengan tujuan memperbaiki fungsi mukosiliar hidung.

SEHATQ






Mual, Penyebab, dan yang Harus Dihindari

2 hari lalu

Mual, Penyebab, dan yang Harus Dihindari

Bakteri atau virus dapat mempengaruhi perut dan menyebabkan mual. Bakteri di dalam makanan dapat menyebabkan keracunan makanan dan infeksi dari virus.


Makan Mangga Saat Program Diet Turunkan Berat Badan Bukan Ide Bagus, Kenapa?

3 hari lalu

Makan Mangga Saat Program Diet Turunkan Berat Badan Bukan Ide Bagus, Kenapa?

Mangga sebaiknya tidak dikonsumsi untuk beberapa faktor berikut ini, salah satunya saat jalankan program diet turunkan berat badan. Mengapa?


Manfaat Tes Darah HBsAg Mendeteksi Penyakit Hepatitis B

3 hari lalu

Manfaat Tes Darah HBsAg Mendeteksi Penyakit Hepatitis B

Tes HBsAg digunakan untuk mendeteksi antigen permukaan hepatitis B


4 Masalah Hidung yang Membutuhkan Prosedur Turbinektomi

3 hari lalu

4 Masalah Hidung yang Membutuhkan Prosedur Turbinektomi

Prosedur turbinektomi bermanfaat untuk orang yang mengalami masalah hidung yang menganggu pernapasan


Bulu Mata Tumbuh ke dalam, Apa Penyebab dan Gejala Trichiasis?

3 hari lalu

Bulu Mata Tumbuh ke dalam, Apa Penyebab dan Gejala Trichiasis?

Trichiasis kondisi bulu mata tumbuh ke dalam


Apa Tujuan Operasi Hidung Turbinektomi?

3 hari lalu

Apa Tujuan Operasi Hidung Turbinektomi?

Turbinektomi atau operasi pengangkatan turbinat hidung


Bagaimana Perawatan untuk Mengatasi Sindrom Hidung Kosong?

4 hari lalu

Bagaimana Perawatan untuk Mengatasi Sindrom Hidung Kosong?

Sindrom hidung kosong atau empty nose syndrome kondisi ketika seseorang merasa tak bisa menghirup napas secara penuh


Legionellosis Mirip Covid-19, Waspadai Gejalanya

4 hari lalu

Legionellosis Mirip Covid-19, Waspadai Gejalanya

Kenali gejala legionellosis yang bervariasi, bisa menyebabkan beragam tingkat keparahan, mulai dari demam ringan hingga bentuk pneumonia serius.


Apa itu Anafilaksis atau Alergi Parah yang Mematikan? Ketahui Gejala dan Penyebabnya

5 hari lalu

Apa itu Anafilaksis atau Alergi Parah yang Mematikan? Ketahui Gejala dan Penyebabnya

Bagi beberapa orang yang memiliki alergi parah, paparan terhadap alergen dapat mengakibatkan reaksi yang mengancam jiwa disebut anafilaksis.


Cold Urticaria: Sederet Cara Menangani Alergi Dingin

5 hari lalu

Cold Urticaria: Sederet Cara Menangani Alergi Dingin

Beberapa orang akan mengalami masalah alergi dingin atau cold urticaria. Meski tidak ada obat untuk alergi ini, namun alergi dingin dapat dikelola