Mikha Tambayong Kangen Masa Kuliah, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mikha Tambayong bersama Umay Shahab saat ditemui dalam perilisan poster dan tailer Film Mahasiswi Baru di Jakarta, 08 Juli 2019. Film tersebut tayang mulai 8 Agustus 2019 mendatang. Tempo/Nurdiansah

    Mikha Tambayong bersama Umay Shahab saat ditemui dalam perilisan poster dan tailer Film Mahasiswi Baru di Jakarta, 08 Juli 2019. Film tersebut tayang mulai 8 Agustus 2019 mendatang. Tempo/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Mikha Tambayong kangen masa susah saat kuliah di fakultas hukum karena membintangi film "Mahasiswi Baru".  Apa yang membuatnya rindu?

    "Maksudnya, kayak kebetulan dulu aku ambil jurusan hukum, kuliahnya agak berat, jadi habis kelas kita kayak ngerjain tugas bareng, mungkin itu yang dikangeni karena stres dan capeknya," ujar Mikha.

    Wanita berusia 24 tahun itu mengatakan perbedaan dengan dunia syuting yang menurutnya jauh lebih santai dibandingkan saat kuliah. Saat kuliah, dia harus bekerja sendiri, bahkan dua kali lebih keras dan juga harus mengikuti perkembangan isu yang berkaitan dengan hukum.

    Baca juga:
    Mikha Tambayong - Daniel Wenas, Pasangan Itu Setara
    Momen Kebersamaan Mikha Tambayong dan Ibunya

    "Mungkin aku sudah lumayan lama di entertainment ini, maksudnya kan santai, syuting juga santai. Waktu kuliah ya berbedalah, benar-benar harus kerja keras sendiri, terus belajar sendiri segala macam," kata Mikha.

    Di luar itu, Mikha mengaku sangat senang bisa kembali merasakan dunia kuliah ketika bermain dalam film "Mahasiswi Baru" yang disutradarai oleh Monty Tiwa.

    "Aku baru dua tahun lalu lulus jadi masih ingat banget rasa-rasa kuliah kayak gini cuma memang di film, kita agak berbeda, kampusnya juga enggak sama, tapi aku ngerasain senang lagi sih, seru kuliah lagi," imbuhnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.