Tips Mendorong Stroller agar Punggung Tidak Nyeri

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menggunakan stroller. Unsplash.com/Humphrey Muleba

    Ilustrasi menggunakan stroller. Unsplash.com/Humphrey Muleba

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak pertimbangan saat ibu membeli kereta dorong bayi alias stroller. Bukan cuma soal kenyamanan bayi yang harus dipikirkan tapi juga kenyamanan orang tua yang akan mendorong kereta tersebut.

    Dokter jantung dan pembuluh darah Vito Damay mengatakan cara yang salah saat mendorong stroller dapat mengakibatkan sakit punggung.

    "Posisi yang benar saat mendorong adalah badan yang tegak lurus," kata Vito.

    Jika orang tua punya postur tubuh yang tinggi, carilah kereta bayi yang pegangannya bisa dinaikkan sehingga punggung tidak perlu membungkuk saat mendorong bayi.

    Baca juga:
    Awas, Keliru Pilih Stroller Taruhannya Perkembangan Anak

    "Punggung dibuat untuk menahan berat kepala, menahan tekanan ke bawah dan melengkung. Posisi yang tidak betul bisa merusak struktur tulang bila itu terjadi dalam waktu lama," ujar Vito.

    Saat posisi punggung cenderung membungkuk ketika beraktivitas, termasuk mendorong stroller, apa yang biasa disebut sebagai saraf terjepit bisa terjadi. Oleh karena itu, Vito menyarankan untuk memilih stroller yang nyaman juga untuk didorong, di mana posisi punggung si pendorong lurus, tidak membungkuk.

    "Kalau membungkuk, beban pada tulang belakang lebih berat." katanya.

    Artikel lain:
    4 Hal yang Jadi Pertimbangan saat Membeli Stroller Bayi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.