Otak Kiri Lebih Dominan, Benarkah Orang Itu Lebih Cerdas?

Reporter

Ilustrasi wanita cerdas. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Otak terbagi menjadi kanan dan kiri. Konon, orang yang otak kirinya bagus sangat pintar berhitung sedangkan yang otak kanannya lebih dominan dianggap sangat kreatif.

Otak memiliki belahan di tengah dan masing-masing sisi memiliki fungsi spesifik sendiri. Roger Sperry adalah orang yang pertama kali menjelaskan soal dua bagian otak tersebut. Masing-masing bagian tetap tersambung dan saling berbagi informasi melalui “jembatan” yang disebut corpus callosum.

Otak sebelah kanan mengontrol otot pada bagian tubuh sebelah kiri dan otak kiri mengendalikan bagian tubuh sebelah kanan. Bila mengedipkan mata sebelah kanan, itu adalah hasil kerja otak kiri. Karena fungsi yang saling silang itu, bila salah satu bagian otak rusak, maka dampaknya satu bagian tubuh juga ikut terganggu.

Baca juga:
Terapi Reparasi Otak untuk Anak dengan Gangguan Pertumbuhan

Secara umum, otak bagian kiri lebih dominan dalam hal bahasa dan sangat berperan dalam mengolah apa yang kita dengar dan juga dalam berbicara. Otak kiri jugalah yang membuat orang berpikir logis dan piawai matematika.

Ketika ingin mengungkapkan fakta, maka otak kirilah yang bekerja menggali memori. Otak kanan berperan dalam pengenalan wajah dan memproses musik. Otak kanan juga bisa diandalkan dalam berhitung tapi tidak sebaik yang kiri. Bagian otak ini pula yang memproses apa yang kita lihat dan mencitrakannya serta berperan dalam percakapan, terutama dalam memahami intonasi atau nada bicara.

Memahami perbedaan otak kanan dan kiri sebenarnya lebih rumit, bukan sekedar melihat seseorang bertangan kidal atau normal. Ada orang yang bisa melakukan sesuatu dengan baik dengan tangan kiri dan hal umum dengan tangan kanan. Petenis Rafael Nadal contohnya, ia bermain dengan tangan kiri tapi menulis dan makan dengan tangan kanan.

Artikel lain:
Jaga Kesehatan Otak dengan Kunyit, Ini Kata Peneliti

Kebanyakan orang memiliki tangan kanan sebagai yang paling dominan dan berarti dikontrol oleh otak bagian kiri. Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah orang kidal lebih pintar atau kenapa ada orang yang bisa menggunakan kedua tangannya dengan sama baik.

“Perbedaan bagian otak sangat penting untuk fungsinya dan masing-masing bagian memiliki spesialisasi sendiri, meningkatkan kapasitasnya untuk memproses sesuatu, dan menghindari konflik antara kedua bagian mengenai otak sebelah mana yang bertanggung jawab atas sebuah tindakan,” jelas Profesor Stephen Wilson dari University College London kepada Live Science.






Serba Serbi Meningitis: Penyebab, Gejala dan Proses Pengobatannya

13 jam lalu

Serba Serbi Meningitis: Penyebab, Gejala dan Proses Pengobatannya

Meningitis yang disebabkan virus dan jamur, sama bahayanya. Ketahui penyebab dan gejala serta bagaimana proses pengobatannya.


Kenali Gejala dan Penanganan Hidrosefalus yang Membahayakan Otak

4 hari lalu

Kenali Gejala dan Penanganan Hidrosefalus yang Membahayakan Otak

Terdapat sejumlah gejala dari hidrosefalus, penumpukan cairan di tengkorak otak, setiap jenjang usia dapat mengalami gejala yang berbeda-beda.


Gorengan hingga Makanan cepat Saji, Inilah 5 Makanan yang Bisa Menurunkan IQ

8 hari lalu

Gorengan hingga Makanan cepat Saji, Inilah 5 Makanan yang Bisa Menurunkan IQ

Makanan merupakan salah satu kunci dalam peningkatan pertumbuhan otak. Namun beberapa makanan ini justru menurunkan IQ seseorang.


Penyebab Tertidur Microsleep, Apakah hanya karena Kurang Tidur Malam?

9 hari lalu

Penyebab Tertidur Microsleep, Apakah hanya karena Kurang Tidur Malam?

Microsleep mengacu kondisi tertidur yang sangat singkat, hitungan detik


5 Makanan yang Bermanfaat untuk Kesehatan Otak dan Daya Ingat

10 hari lalu

5 Makanan yang Bermanfaat untuk Kesehatan Otak dan Daya Ingat

Kesehatan otak keutamaan untuk mencegah kondisi mudah lupa


Kondisi Selain Penyakit yang Menyebabkan Menjadi Pelupa

11 hari lalu

Kondisi Selain Penyakit yang Menyebabkan Menjadi Pelupa

Orang yang mudah lupa atau pelupa tersebab berbagai faktor antara lain penuaan, kelelahan, kurang tidur, penyakit


5 Penyakit yang Membuat Orang Mudah Lupa atau Pelupa

11 hari lalu

5 Penyakit yang Membuat Orang Mudah Lupa atau Pelupa

Kondisi lupa tak hanya membuat sulit mengingat informasi atau peristiwa


Gejala Demensia yang Perlu Dideteksi sejak Dini

13 hari lalu

Gejala Demensia yang Perlu Dideteksi sejak Dini

Gejala demensia bervariasi, tergantung pada penyebab serta terbagi menjadi dua perubahan yang dialami, yakni kognitif dan psikologis.


Mengenal Apraksia, Kondisi Gangguan Neurologis Saat Otot Tidak Mampu Menerima Perintah Otak

18 hari lalu

Mengenal Apraksia, Kondisi Gangguan Neurologis Saat Otot Tidak Mampu Menerima Perintah Otak

Bentuk lain dari apraksia mempengaruhi kemampuan seseorang dalam mekanisme neurologis untuk sengaja menggerakkan lengan dan kaki.


Sederet Manfaat Gemar Membaca Menurut Psikolog

21 hari lalu

Sederet Manfaat Gemar Membaca Menurut Psikolog

Psikolog mengatakan gemar membaca juga akan berdampak positif pada kehidupan sosial. Sesuaikan pula jenis bacaan dengan usia.