Jangan Tertipu Beli Tas Bermerek Bekas, Ikuti Tips Berikut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • tas gucci (gucci.com)

    tas gucci (gucci.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Buat yang ingin bergaya dengan tas merek terkenal rancangan desainer ternama, membeli barang baru bukan satu-satunya cara. Membeli barang bekas pakai juga bisa menjadi pilihan.

    Mendapatkan barang berkualitas dengan harga yang jauh lebih murah menjadi alasan banyak penggemar tas bermerek memilih membeli barang bekas. Namun, alih-alih mendapatkan tas yang bagus, pembeli bisa mendapatkan barang berkualitas jelek atau bahkan barang palsu atau KW jika salah langkah dalam membelinya.

    Salah seorang pedagang tas bermerek bekas, Anthy Meliasari membagikan tips agar pembeli mendapatkan barang yang tepat sesuai dengan keinginan.

    Artikel lain:
    Variasi Tas Shandy Aulia, Ada yang Super Kecil Hingga Selempang

    1. Pilih penjual dengan reputasi baik
    Berkembangnya teknologi informasi, khususnya internet, mendorong pola belanja dari konvensional ke cara online. Agar tidak tertipu saat membeli, pastikan pedagang memiliki reputasi yang baik dengan mengecek testimoni dari pembeli-pembeli sebelumnya.

    "Semakin banyak yang berkomentar positif semakin terpercaya si pedagang itu," kata Anthy.

    Apalagi, bila pedagang selalu memberikan respon yang baik pula. Dia mengatakan, calon pembeli jangan segan meminta beberapa foto dari sudut berbeda.

    "Pedagang dengan foto yang didapatkan dari situs resmi produk tidak disarankan untuk dipilih," kata pedagang dengan toko daringnya yang bernama "Fossilbag".

    Meski begitu, pembelian dengan bertatap muka secara langsung denganpedagang lebih dianjurkan agar pembeli bisa mengecek secara detail tas yang akan
    dibeli.

    2. Ketahui detail produk asli
    Secara umum, mengetahui keaslian tas bisa dilihat dari kualitas kulit, jahitan, dan juga
    logo.

    "Untuk itu, carilah info terlebih dulu, baik di situs resmi produk maupun sumber lain. 'Offline store' (toko konvensional resmi) juga bisa menjadi sumber informasi," kata wanita yang telah berbisnis tas bermerek bekas sejak 2014 itu.

    Anthy mengimbau kepada calon pembeli agar tidak mudah terbuai dengan harga murah. "Ketelitian saat mengecek keaslian barang tetap diutamakan," katanya.

    Apalagi kalau pembeli berbelanja di toko online maupun media sosial. "Selain itu, jangan segan menanyakan nomor seri dari tas yang akan dibeli. Sejumlah merek terkenal mencantumkan nomor seri di setiap produk mereka," kata Anthy.

    Baca juga:
    Bagi Wanita, Tas Bukan Sekadar Aksesori

    3. Waspada saat proses transaksi
    Bila memilih berbelanja secara online, Anthy menyarankan untuk
    bertransaksi melalui marketplace, seperti Tokopedia, Shopee, eBay, Bukalapak, dan sejumlah marketplace lain, karena ada jaminan uang kembali bila barang tak sesuai dengan deskripsi yang dijanjikan.

    "Selain itu, calon pembeli juga perlu memastikan nama penjual sama dengan nama pemilik rekening, cek di testimoni apakah ada konsistensi nama penjual dan nama rekening penjual," kata Anthy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Enam Poin dalam Visi Indonesia, Jokowi tak Sebut HAM dan Hukum

    Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin Visi Indonesia di SICC, 14 Juli 2019. Namun isi pidato itu tak menyebut soal hukum dan HAM.