Minum saat Makan Boleh Saja, Asal...

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minum air mineral. Shutterstock

    Ilustrasi minum air mineral. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak yang berpendapat minum dan menyelingi dengan makan tak bagus untuk pencernaan, bahkan bisa menyebabkan racun menumpuk di tubuh. Faktanya, seperti dilansir Medical Daily, tubuh terdiri dari sekitar 70 persen air dan tidak mengherankan jika minum banyak cairan setiap hari menawarkan berbagai manfaat.

    Namun, ada yang mengklaim jika asupan cairan harus berhenti setiap kali makan, maka enzim pencernaan dan asam lambung terencerkan sehingga tubuh kesulitan mencerna makanan.

    Baca juga:
    Trik agar Keluarga Tak Kurang Minum
    Perhatikan Kecukupan Minum Anak untuk Hindari Dehidrasi

    Nyatanya, sistem pencernaan memiliki kemampuan beradaptasi dengan konsistensi makanan apa pun, membuktikan pendapat itu salah. Faktanya, cairan membantu memecah makanan padat sehingga dapat membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih baik.

    ADVERTISEMENT

    Air bahkan dibutuhkan enzim untuk bekerja dengan baik dan penelitian membuktikan zat ini membantu mempercepat metabolisme tubuh. Pada akhirnya, minum sambil makan tidak banyak menimbulkan risiko kesehatan.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.