Ingin Cat Rambut Alami atau Berbahan Kimia, Ini Kata Pakar

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mengecat rambut. Shutterstock

    Ilustrasi mengecat rambut. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pakar kecantikan rambut menyebut tak ada yang namanya cat rambut organik atau cat rambut alami. Harper's Bazaar mengutip penata gaya Michael Bowman dan ahli mewarnai rambut dari New York Stephanie Brown bahwa pewarna rambut yang sepenuhnya organik tidak ada.

    "Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami namun agar bisa ampuh mewarnai rambut tetap harus menggunakan proses kimiawi," kata Bowman.

    Sementara Brown mengatakan pewarna rambut yang 100 persen alami cuma dari tumbuh-tumbuhan dan beberapa merek henna.

    "Cat rambut wajib mengandung bahan kimia supaya bisa berfungsi dengan baik," katanya.

    Baca juga:
    Tahapan Ketika Mengecat Rambut Sendiri di Rumah

    Brown mengingatkan jika memilih cat rambut berbahan tumbuhan atau henna, maka proses pewarnaan akan memakan waktu lebih lama dan khusus henna, bisa memberi efek kering pada rambut. Jika ingin warna rambut awet maka harus pakai cat rambut yang mengandung kimia.

    "Beberapa cat rambut yang berbahan alami warnanya hanya akan bertahan selama lima hingga tujuh kali keramas. Pewarna alami ini kemudian hanya akan mengendap, tidak mengangkat warna rambut, apalagi memberi efek berkilau," kata Bowman.

    Bowman dan Brown sepakat pewarna rambut masih benar-benar aman walaupun tidak 100 persen alami atau bersertifikat organik. Brown mengatakan bahwa semua produk pewarnaan rambut di pasaran saat ini sudah disetujui oleh badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat, termasuk peringatan tentang potensi adanya reaksi alergi.

    Bowman merekomendasikan untuk mempelajari lagi apakah perusahaan pembuat cat rambut yang akan digunakan punya aturan yang memproduksi cat ramah lingkungan dan aman untuk digunakan. 

    Artikel lain:
    Mau Mengecat Rambut, Kamu Perlu Tahu Pengetahuan Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.