Cerita Ashanty Hadapi Penembakan di Kanada saat Bersama Anak-anak

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ashanty dan putrinya Arsy. TEMPO | Astari P. Sarosa

    Ashanty dan putrinya Arsy. TEMPO | Astari P. Sarosa

    TEMPO.Co, Jakarta - Ashanty menceritakan penembakan yang terjadi di Toronto, Kanada, pada tanggal 18 Juni 2019 dan bagaimana dia menghadapinya ketika bersama anak-anak. Saat itu, sedang ada perayaan kemenangan klub bola basket, Toronto Raptors, yang baru saja memenangkan liga bola basket NBA (National Basketball Association) musim 2018-2019, lalu terjadi penembakan yang membuat para pengunjung menjadi panik.

    Baca juga: Arsy Kesal Ashanty Tidak Bisa Lepas dari Ponsel

    “Ribuan orang di sana lagi merayakan kemenangan, kita juga ada ditengah2 kerumunan mereka. Begitu denger penembakan semua kabur berlarian, mana kita bawa anak-anak kecil-kecil juga.. Alhamdulillah masih bisa selamat ya Allah,” tulis Ashanty di Instagram.

    Ashanty. Instagram

    Ashanty juga menunjukkan sebuah video peristiwa tersebut. Ia mengaku sempat merasa panik dan takut. “Biasanya katanya enggak pernah ada kayak gini di Toronto, mungkin karena puluhan tahun mereka akhirnya juara. Euphoria kemenangannya jadi rusuh,” ujarnya.

    Wanita berusia 34 tahun ini sempat bersembunyi dengan para pengunjung lain saat penembakan yang menyebabkan 4 orang yang terluka. Walaupun kejadian tersebut tentu menimbulkan perasaan takut, Ashanty terus melanjutkan perjalanan bersama keluarganya di Kanada. Selain menunjukkan foto perayaan tersebut, ia juga menunjukkan beberapa beberapa foto keluarga di Toronto dan Vancouver, Kanada.

    Menghadapi penembakan saat bersama anak-anak kecil tentu bukan suatu hal yang direncanakan. Dilansir dari A Mother Far From Home, hal terbaik yang bisa dilakukan saat terjadi penembakan, dan Anda sedang bersama anak-anak kecil, adalah untuk tentunya tidak lepas dengan anak-anak, lari menjauhi suara penembakan, dan bersembunyi di tempat yang bisa melindungi Anda dan anak-anak dari peluru.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Enam Poin dalam Visi Indonesia, Jokowi tak Sebut HAM dan Hukum

    Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin Visi Indonesia di SICC, 14 Juli 2019. Namun isi pidato itu tak menyebut soal hukum dan HAM.