Bella Thorne Ungkap soal Pelecehan di Buku Barunya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris Bella Thorne berpose saat menghadiri acara tahunan Critics' Choice Awards ke-22 di Barker Hangar di Santa Monica, California, 11 Desember 2016. REUTERS

    Aktris Bella Thorne berpose saat menghadiri acara tahunan Critics' Choice Awards ke-22 di Barker Hangar di Santa Monica, California, 11 Desember 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Bella Thorne akan meluncurkan buku berjudul The Life of a Wannabe Mogul: Mental Disarray, yang menceritakan pengalaman hidupnya melalui puisi yang sangat personal, pada 23 Juli 2019. Dalam buku ini, Bella Thorne menceritakan kesulitan yang dihadapi saat transisi dari Disney Channel ke hal-hal lain di industri hiburan.

    Bella Thorne juga terbuka mengenai pelecehan yang dia alami saat kecil dalam buku ini.  Dilansir dari PopBuzz, buku ini adalah kumpulan puisi yang menceritakan mengenai perjuangan pribadi Bella Thorne, hubungan-hubungannya dan transisi dari bintang Disney ke wanita yang kita lihat hari ini. Bella juga mencurahkan isi hatinya tentang pelecehan yang dideritanya ketika masih kecil.

    Bella mengungkapkan perasaannya saat orang-orang berasumsi hidupnya mudah karena dia telah menjadi artis ternama dari usia 12 tahun.

    Artikel lain:
    Jangan Takut, Korban Pelecehan Seksual Segera Lakukan Tips Ini
    Pelecehan Seksual pada Anak Perempuan Bukan Karena Pakaian, Tapi

    “Saya tidak tahu menghadapi pelecehan dari usia 6 sampai 14 tahun sepertinya membuat keadaan yang cukup sulit, atau selalu menerima pelecehan fisik itu juga situasi yang lebih sulit, apalagi dengan paparazzi yang mengikuti dari usia 12 tahun,” tutur Bella Thorne saat wawancara dengan Build.

    Ini bukan pertama kali Bella terbuka mengenai pelecehan yang dihadapinya. Wanita kelahiran 8 Oktober 1997 ini sudah terbuka mengenai pengalamannya pada Desember 2017.

    Dia juga menulis pesan ke pengikutnya untuk memberi dukungan pada korban-korban pelecehan, karena tidak semuanya bisa keluar dari situasi tersebut dengan selamat.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.