Tips Menekan Biaya Pernikahan agar Sesuai Anggaran

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pernikahan. (Pixabay.com)

    Ilustrasi pernikahan. (Pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pernikahan adalah momen dalam kehidupan yang dianggap sakral sehingga masih banyak calon pengantin yang memilih melangsungkannya dengan adat tradisional. Terlepas dari adat yang akan digunakan, calon pengantin perlu memperhatikan beberapa hal agar prosesi pernikahan berlangsung lancar dan sesuai anggaran. Jangan sampai besar pasak daripada tiang.

    Berikut tips yang diberikan pemilik "Fabrin House of Betawi", Decy Widhiyati, dan Managing Director Parakrama Organizer, Tommy Yoewanto, dalam mengelola dana untuk pernikahan.

    #Survei vendor
    Menurut Decy, yang pertama ialah melakukan survei antarvendor untuk membandingkan harga agar keinginan dari pasangan dapat sesuai dengan anggaran. Cara mudah melakukan langkah ini adalah dengan mengikuti pameran pernikahan karena pilihan yang diberikan sangat beragam.

    Baca juga:
    5 Mitos Keliru Seputar Pernikahan
    Pesta Pernikahan yang Intim, Apa yang Harus Diperhatikan?

    #Rencanakan dan tentukan tempat pernikahan
    Selanjutnya adalah merencanakan dan menentukan tempat acara pernikahan, minimal enam bulan sebelumnya. Menurut Tommy, penentuan tempat merupakan hal paling utama dalam perencanaan biaya.

    "Jika sudah jelas mau di mana, nanti hal-hal lain seperti dekorasi hingga katering sudah bisa terbayangkan oleh calon mempelai," katanya.

    #Paket all-in, praktis dan hemat
    Cara lain yang cukup mudah dan direkomendasikan Decy dan Tommy ialah menggunakan paket pernikahan all-in yang mencakup hal-hal penting secara langsung oleh wedding organizer atau vendor. Mereka berpendapat bantuan dari penyelenggara maupun vendor yang melayani paket all-in merupakan solusi yang praktis dan hemat.

    "Karena mereka sudah mencakup dekorasi, katering, riasan, hingga acara adat," terang Decy.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Enam Poin dalam Visi Indonesia, Jokowi tak Sebut HAM dan Hukum

    Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin Visi Indonesia di SICC, 14 Juli 2019. Namun isi pidato itu tak menyebut soal hukum dan HAM.