Pasangan dengan Teman yang Sama, Akankah Lebih Harmonis?

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pria bermain bersama teman-teman. lissasworld.com

    Ilustrasi pria bermain bersama teman-teman. lissasworld.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Punya banyak teman yang sama mungkin berdampak bagus buat pasangan kekasih atau suami istri. Masalahnya, tak selamanya lingkaran sosial itu tak berjalan baik.

    Sebuah tim psikolog dari Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada sudah menemukan jawabannya. Dalam sebuah penelitian mereka mempelajari 250 mahasiswa yang memiliki pasangan dan menyodorkan serangkaian pertanyaan pada mereka mengenai hubungan asmara dan kebiasaan mereka. Hasil penelitian kemudian dianalisis lagi dan diterbitkan di Journal of Social and Personal Relationships.

    Artikel terkait:
    Sekecil Apa pun, Sentuhan Sayang Besar Artinya buat Pasangan

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa menonton televisi, film di bioskop, dan membaca buku bersama bisa meningkatkan kualitas hubungan muda-mudi tersebut. Dengan kata lain, meski memiliki sederet teman yang sama, menikmati waktu hanya berdua juga baik buat hubungan pasangan.

    Namun, kemudian ada pikiran dari setiap pasangan, bukankah mereka jarang bergaul dengan teman-teman karena terlalu banyak menikmati waktu berdua? Untuk mementahkan kemungkinan tersebut, para peneliti mengontrol jumlah pasangan yang sering menghabiskan waktu berdua.

    “Kami mendapatkan bahwa punya teman yang sama tak banyak berpengaruh buat pasangan,” jelas peneliti Sarah Gomillion kepada Health.

    Baca juga:
    Pasangan Anda Kekanakan, Kenali 9 Cirinya

    Membaca buku, menonton televisi, dan menikmati waktu berdua justru membuat ikatan lebih kuat dan kepercayaan diri akan hubungan yang berjalan lebih mantap. Ikatan tersebut semakin erat buat para peserta penelitian yang memiliki sedikit teman yang sama dengan pasangannya.

    Menurut Gomillion, memiliki lingkaran teman yang sama memang baik buat pasangan kekasih, bahkan bisa melindungi pasangan tersebut dari perpisahan. Akan tetapi, bila tak ada teman yang sama, pasangan juga bisa memiliki tokoh fiksi yang sama untuk mempererat ikatan, misalnya tokoh kartun televisi yang sama untuk menggantikan tak adanya kawan yang sama dalam kehidupan nyata.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Enam Poin dalam Visi Indonesia, Jokowi tak Sebut HAM dan Hukum

    Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin Visi Indonesia di SICC, 14 Juli 2019. Namun isi pidato itu tak menyebut soal hukum dan HAM.