7 Keterampilan Sosial yang Penting Diajarkan pada Anak Sejak Dini

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang tua menasehati anak. howng.com

    Ilustrasi orang tua menasehati anak. howng.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Keterampilan sosial yang baik memungkinkan anak-anak menikmati hubungan teman sebaya yang lebih baik. Tetapi manfaat keterampilan sosial yang kuat jauh melampaui penerimaan sosial. Anak-anak dengan keterampilan sosial yang lebih baik cenderung mendapatkan manfaat langsung. Misalnya, sebuah studi 2019 menemukan bahwa keterampilan sosial yang baik dapat mengurangi stres pada anak-anak yang berada di tempat penitipan anak.

    Baca juga: Chrissy Teigen Punya Aturan Khusus Unggah Foto Anak di Instagram

    Selain itu, anak-anak yang dapat bergaul dengan teman sebaya cenderung berteman lebih mudah. Menurut sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan dalam International Encyclopedia of Social & Behavioral Sciences, persahabatan masa kecil baik untuk kesehatan mental anak-anak. Keterampilan sosial yang baik juga dapat membantu anak-anak memiliki masa depan yang lebih cerah. Menurut sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan dalam American Journal of Public Health, keterampilan sosial dan emosional seorang anak di taman kanak-kanak mungkin menjadi prediktor terbesar keberhasilan di masa dewasa.

    Namun, keterampilan sosial dapat diajarkan. Tidak pernah terlalu dini untuk mulai menunjukkan kepada anak-anak bagaimana bergaul dengan orang lain. Dan tidak ada kata terlambat untuk mengasah keterampilan mereka juga. Melansir laman Very Well, berikut ini keterampilan sosial yang paling penting bagi anak-anak untuk dipelajari dan bagaimana Anda dapat membantu mengajar mereka.

    ADVERTISEMENT

    #1. Berbagi
    Kesediaan untuk berbagi makanan ringan atau berbagi mainan dapat membantu anak-anak berteman. Secara keseluruhan, penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang merasa senang dengan diri mereka sendiri lebih mungkin untuk berbagi. Berbagi juga membuat mereka merasa nyaman dengan diri mereka sendiri. Jadi mengajar mereka untuk berbagi mungkin merupakan kunci untuk meningkatkan harga diri mereka.

    Meskipun Anda mungkin tidak ingin memaksa anak Anda untuk berbagi mainan tertentu atau dengan anak-anak tertentu, Anda dapat membiasakan diri untuk berbagi ketika Anda melihatnya. Puji dia karena telah membagikan dan memberi label bagaimana perasaan orang lain. Katakan sesuatu seperti, “Kamu memilih untuk membagikan makanan ringan dengan saudara perempuanmu. Ibu yakin dia merasa senang tentang itu. Itu hal yang baik untuk dilakukan. "

    #2. Bekerja sama
    Bekerja sama berarti bekerja bersama untuk mencapai tujuan bersama. Anak-anak yang bekerja sama mematuhi permintaan dari orang lain. Mereka juga berkontribusi, berpartisipasi, dan membantu. Keterampilan kerja sama yang baik sangat penting untuk berhasil bergaul dalam suatu komunitas.

    Anak Anda perlu bekerja sama dengan teman-teman sekelasnya di taman bermain serta di kelas. Pada sekitar usia tiga setengah tahun, anak-anak kecil dapat mulai bekerja dengan teman sebaya mereka pada tujuan bersama. Untuk anak-anak, kerja sama dapat melibatkan apa saja dari membangun menara mainan bersama untuk bermain permainan yang mengharuskan semua orang untuk berpartisipasi.

    Selanjutnya... Belajar mendengarkan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.