Alasan Cokelat Hitam Baik buat Olahragawan

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi cokelat (pixabay.com)

    Ilustrasi cokelat (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Lupakan makanan kecil yang katanya bisa menambah energi. Cokelat hitam lah sumber energi yang luar biasa buat yang banyak melakukan aktivitas fisik, terutama para atlet.

    Konon pebalap sepeda yang biasa mengonsumsi makanan kecil bisa melaju lebih cepat dan jauh. Penyebabnya adalah zat epikatesin pada tanaman cokelat hitam itu bisa meningkatkan energi di dalam tubuh dengan cara memperlancar peredaran darah.

    Lancarnya peredaran darah membuat peredaran oksigen lebih cepat ke otot dan menjadi bahan bakar yang baik untuk tubuh. Bukan hanya atlet amatir yang bisa mengambil manfaat dari cokelat hitam tapi juga yang berprofesi sebagai olahragawan.

    Baca juga:
    Cokelat Esthechoc dengan Segudang Manfaat untuk Kecantikan
    Atasi Berbagai Persoalan Kulit dengan Cokelat

    Para peneliti dari Universitas Kingston di London, Inggris, menyatakan bahwa zat-zat yang didapat dari makanan lain, termasuk jus bit, juga memiliki efek yang sama. Namun rasanya jelas tak seenak cokelat.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi cokelat hitam bisa berjalan sejauh sekitar 250 meter dalam dua menit, sedangkan pengendara sepeda bisa melaju 200 meter lebih jauh dari mereka yang mengonsumsi cokelat putih.

    “Secara efektif, kami mendapati orang-orang yang bisa berjalan lebih jauh setelah makan cokelat hitam,” kata salah seorang peneliti, Rishikesh Patel, seperti dikutip Daily Mail.

    Rekannya, James Brouner, yang juga seorang pengajar dan peneliti atlet serta pelari jarak jauh, mengatakan tenaga ekstra itu sangat bermanfaat buat daya tahan para olahragawan. Menurut dia, meski jus bit memiliki manfaat yang sama, cokelat tetap punya kelebihan karena rasanya lebih enak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.