Pedas Segar Resep Ayam Woku Belanga

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ayam Woku. icipicipdapuriva.blogspot.co.id

    Ayam Woku. icipicipdapuriva.blogspot.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Woku adalah bumbu masakan khas Manado, Sulawesi Utara. Banyak varian makanan yang dapat diolah dengan menggunakan woku, di antaranya ikan, kepiting, telur ikan, udang, cumi, atau ayam.

    Woku belanga adalah makanan berkuah yang dimasak dengan aneka bumbu dan rempah di dalam panci atau belanga. Paduan aneka bumbu yang digunakan membuat masakan ini terlihat cantik dengan aroma yang luar biasa harum dan sedap, gurih dan pedas.

    Ayam woku belanga ini sangat nikmat disantap dengan nasi hangat, menambah selera makan. Berikut resep yang diunduh dari laman http://icipicipdapuriva.blogspot.co.id/2016/09/ayam-woku-belanga.html?m=1.

    Resep lain:
    Resep Ayam Bakar Madu yang Manis dan Gurih
    Resep Fu Yung Hai untuk Mengisi Hari Libur

    Bahan:
    1 ekor ayam
    1 buah jeruk nipis
    2 batang serai
    2 lembar daun salam
    2 lembar daun kunyit
    Daun bawang secukupnya
    1 ikat daun kemangi
    Garam secukupnya
    Gula secukupnya
    200 mililiter air
    Minyak secukupnya untuk menumis

    Bumbu halus:
    8 siung bawang merah
    3 siung bawang putih
    8 buah cabai merah
    3 buah cabai rawit
    4 butir kemiri
    6 cm kunyit, bakar terlebih dulu
    2 cm jahe
    1 buah tomat

    Cara membuat:
    -Potong ayam menjadi 8-10 bagian, lumuri jeruk nipis dam garam. Sisihkan.
    -Haluskan bumbu halus.
    -Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan sereai, daun salam, daun kunyit. Aduk hingga rata.
    -Masukkan ayam. Aduk rata hingga ayam berubah warna.
    -Masukkan air, aduk rata. Tambahkan garam dan gula. Masak ayam dengan api sedang sampai matang.
    -Sebelum diangkat, masukkan kemangi dan daun bawang. Angkat dan sajikan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    RZWP3K, Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil

    Sebanyak 21 provinsi telah menerbitkan Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil yang dianggap tak berpihak pada nelayan.