Saran KPAI buat Ibu dengan Bayi di Pesawat Terbang

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrai bayi dalam pesawat. abcnews.go.com

    Ilustrai bayi dalam pesawat. abcnews.go.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Topik bayi menangis di pesawat terbang belakangan menjadi perbincangan setelah viralnya keluhan artis Angela Gilsha di media sosial. Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Rita Pranawati, mengatakan orang tua hendaknya tidak panik saat anak menangis dalam perjalanan menggunakan pesawat.

    "Ibu dan ayah harus tenang. Kalau orang tua panik biasanya anak juga terbawa menjadi tidak tenang," kata Rita.

    Rita mengatakan orang tua perlu mempersiapkan bayinya ketika akan melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang. Pertama, yang perlu dipastikan adalah bayi dalam keadaan kenyang ketika naik pesawat terbang.

    Baca juga:
    Bawa Bayi Naik Pesawat Terbang, Perhatikan Dulu Hal Berikut
    Terbang Nyaman Bersama si Kecil

    "Bila bayi masih usia di bawah enam bulan, sebaiknya disusui ketika terbang atau tidur. Hal itu untuk melindungi pendengaran bayi saat di atas pesawat," tuturnya.

    Orang tua juga perlu membawa barang-barang, terutama mainan, yang disukai anak sehingga perhatiannya bisa teralihkan. Rita mengatakan kesulitan seorang ibu yang bepergian bersama bayinya perlu dipahami oleh banyak orang.

    "Ketika seseorang berumah tangga dan memiliki anak, dia akan merasakan bagaimana kesulitan seorang ibu bepergian bersama bayi. Semoga dia bisa lebih berempati," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.