Gaya Hijab Jessica Mila untuk Syuting

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jessica Mila. Foto: Instagram

    Jessica Mila. Foto: Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Jessica Mila menampilkan gaya hijabnya saat syuting di Belanda awal Juni 2019. Untuk film terbarunya bersama Al Ghazali yang bertajuk “Mengejar Surga”, Jessica Mila yang seorang nasrani mendapat peran sebagai gadis muslim bernama Atiqah.

    Selama syuting, Jessica harus mengenakan hijab. Di Instagram, ia menampilkan beberapa gaya hijabnya yang modis.

    Menampilkan beberapa foto dari lokasi syuting, Jessica Mila terlihat mengenakan beberapa hijab dengan warna pastel. Jessica Mila mengenakan hijab segiempat dengan gaya sederhana. Dia juga terlihat mengenakan ciput hijab berwarna hitam yang memberikan kontras dengan warna hijab pastelnya.

    Jessica Mila. TEMPO | Rini K

    Hijab ini dipadukan dengan busana musim dingin yang modis. Seringkali, warna busana disesuaikan dengan warna hijab yang digunakan. Contohnya, saat Jessica menggunakan hijab berwarna merah muda, busananya juga memiliki warna yang sama. Selain mengenakan hijab, Jessica Mila juga menguasai gerakan salat dan mengaji.

    "Bahasa kayak 'Alhamdulillah', 'Bismillah', enggak biasa aku ucapkan. Di sini aku harus ucapkan itu secara fasih. Aku harus prepare bisa mengaji," kata Jessica Mila, dikutip dari Tabloid Bintang.

    Untuk menguasai peran ini, Jessica belajar dari ustad dan teman-temannya yang muslim. Jessica sangat berhati-hati untuk memerankan karakter Atiqah ini.

    "Karakternya kan alim dan taat agama, dari tutur bahasa dan sikap itu harus mencerimkan baik. Di sini kadang masalah itu agak sensitif, 'Kok pakai kerudung sikapnya begini ya', kayak gitu sih tantangannya," jelas Jessica Mila.

    Baca juga:
    Gaya Travelling Jessica Mila yang Edgy dan Keren
    Jessica Mila Wajib Cek Handphone Setiap Bangun Tidur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.