Alasan Olla Ramlan Memutuskan Berhijab di Bulan Ramadan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Olla Ramlan. Instagram/@ollaramlanaufar

    Olla Ramlan. Instagram/@ollaramlanaufar

    TEMPO.CO, Jakarta - Olla Ramlan memantapkan hatinya untuk berhijab sejak Ramadan 2019 ini. Namun, Olla mengaku sudah lama memiliki keinginan untuk berhijab, tepatnya sejak lima tahun lalu usai menunaikan ibadah umrah. 

    Baca juga: Olla Ramlan Ingin Berhijab sejak Setahun Lalu, Sahabat Mendoakan

    "Sebenarnya aku sudah ingin memakai hijab dari lima tahun lalu, waktu pertama kali umrah sudah kepikrian, pengen, pengen, pengen. Tapi memang maju-mundur, maju-mundur," ungkap Olla Ramlan di Jakarta, Selasa 28 Mei 2019.

    Padahal, Olla Ramlan sudah memikirkan untuk berhijab tahun depan sekaligus melakukan ibadah haji. Tapi istri Muhammad Aufar Hutapea ini mengatakan mengaku ada sesuatu yang mengganjal yang membuat hatinya berkecamuk untuk menyegerakan keinginannya berhijab. Ia ingin segera menjadi perempuan muslimah yang sempurna.

    Olla Ramlan. Instagram/@ollaramlanaufar

    "Entah kenapa bulan-bulan ini aku berkecamuk di dada ini, semakin pengen makin cepet-cepet. Pengen gimana-gimana sampe akhirnya aku cerita ke Chyntia (adiknya)," ujar Olla Ramlan.

    Rupanya hal senada juga dirasakan oleh adiknya. "Aku merasa semua perempuan ingin menyempurnakan iman Islamnya, dengan menutup aurat kan. Nah Chyntia juga kepikiran dari awal-awal, udah berapa tahun juga, aku cerita ke dia, mungkin dia merasa juga, dia ngomong sama suaminya, dia duluan (berhijab)," ujar Olla.

    Meski begitu, Olla Ramlan menampik jika perubahan pada dirinya karena berhasil lolos di Pemilu April lalu kemarin. Ibu tiga anak ini memang mendapat suara terbanyak, tapi ia tidak berani berspekulasi mendapat kursi sebagai anggota DPR. "Biasa-biasa saja. Pastikan dulu saya lolos atau enggak," kata Olla Ramlan.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.