Tren Busana Lebaran 2019 Menurut Konsultan Fashion

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koleksi busana muslimah, Mandjha Hijab rancangan Ivan Gunawan diperkenalkan kepada media di Jakarta, Rabu, 13 Maret 2019. Ivan meluncurkan koleksi terbarunya yang terdiri dari 120 busana hijab wanita dan 40 busana muslim pria. TEMPO/Nurdiansah

    Koleksi busana muslimah, Mandjha Hijab rancangan Ivan Gunawan diperkenalkan kepada media di Jakarta, Rabu, 13 Maret 2019. Ivan meluncurkan koleksi terbarunya yang terdiri dari 120 busana hijab wanita dan 40 busana muslim pria. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang Lebaran 2019, masyarakat muslim Tanah Air mulai menyiapkan sejumlah hal, termasuk memilih busana yang akan dikenakan untuk bertemu dengan keluarga besar.

    "Menurut aku, tahun ini busana modest akan lebih mendominasi, kayak yang dipakai Nindy dan Krisdayanti. Jadi, baju sopan dan tertutup tapi tetap bisa dipakai di luar acara keagamaan," kata konsultan fashion Erich Al Amin.

    Modest wear, menurut Erich, masih sangat digandrungi masyarakat dunia, termasuk Indonesia, baik yang muslim ataupun nonmuslim. Busana tersebut memiliki ciri tampilan sopan, tertutup, dan tidak menonjolkan lekuk tubuh perempuan.

    Baca juga:
    Ria Miranda Berbagi Kiat Memilih Baju Lebaran

    Erich mengatakan penggunaan busana modest untuk acara hari raya akan menjadi pilihan yang tepat. Selain karena tampilannya yang sopan, busana itu juga memberikan kesan rapi bagi pemakainya.

    "Kenyataannya, wanita zaman sekarang yang suka modest bukan cuma muslim, tapi nonmuslim juga suka dan bisa pakai. Setiap wanita mana pun dengan agama apa pun punya pilihan untuk memakai pakaian tertutup," jelas pria yang kerap mengarahkan busana untuk Nindy, Raisa, Ashanty, Luna Maya, dan Titi Kamal itu.

    Fashion Muslim. TEMPO/Nurdiansah

    Namun, jika lebih menyukai kaftan sebagai busana Lebaran, Anda tidak perlu khawatir ketinggalan zaman. Erich mengatakan kaftan tidak terpengaruh dengan perkembangan mode.

    "Kaftan tidak akan pernah ada matinya menurut aku karena sudah menjadi busana identik untuk Lebaran," ujarnya.

    Apapun gaya dan model busana yang digunakan untuk Lebaran, hal terpenting adalah pemilihan materi atau bahan yang tidak tebal dan menyerap keringat. Bahan yang mudah menyerap keringat akan memberikan kenyamanan pemakainya sebab silaturahmi Idul Fitri biasanya akan berlangsung seharian penuh.

    "Gunakan bahan yang nyaman, menyerap keringat, dan tidak terlalu tebal. Kalau terlalu tebal, akan membuat tubuh terlihat gemuk dan susah bergerak," ujar Erich.

    Artikel lain:
    Tuty Adib Ingatkan Pilih Baju Lebaran yang Berbahan Ringan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.