Hasil Pemilu, Ini Cara Berikan Pengertian kepada Anak

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPU RI Arif Budiman mengetuk palu saat penetapan hasil rekapitulasi Pemilu 2019 di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI siap menyampaikan hasil rekapitulasi tingkat nasional penghitungan suara Pemilu 2019 secara lengkap untuk 34 provinsi dan 130 wilayah luar negeri. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua KPU RI Arif Budiman mengetuk palu saat penetapan hasil rekapitulasi Pemilu 2019 di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019. Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI siap menyampaikan hasil rekapitulasi tingkat nasional penghitungan suara Pemilu 2019 secara lengkap untuk 34 provinsi dan 130 wilayah luar negeri. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum atau KPU telah menetapkan hasil rekapitulasi penghitungan suara nasional untuk pemilihan presiden, pemilihan legislatif dan dewan perwakilan daerah. Berdasarkan rekapitulasi yang dilakukan KPU pada Selasa, 21 Mei 2019, pasangan calon nomor urut 01, Jokowi - Ma'ruf mendapat 55,50 persen suara dan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga Salahuddin Uno mendapat 44,50 persen suara. Hasil Pemilihan Umum atau Pemilu ini bisa menimbulkan beragam respon, ada yang merasa senang, sedih, kesal, kecewa dan sebagainya.

    Baca juga: 3 Tips Mengenalkan Politik pada Anak

    Dengan perkembangan teknologi, anak-anak termasuk pemilih pemula tahun ini pun bisa dengan mudah mendapatkan informasi tentang hal ini. Mereka juga bisa memiliki opini dan pilihan yang mungkin berbeda dengan orang tua. Sebab itu, orang tua memiliki peran untuk membuka diskusi dalam keluarga tentang hasil Pemilu, terutama bila hasil pemilu bukan tak sesuai keinginan mereka.

    Melansir laman AzCentral, ada perbedaan cara memberikan pengertian kepada anak usia balita, sekolah dasar, sekolah menengah pertama atau sekolah menengah atas. Untuk anak yang sudah di atas 10 tahun, Anda bisa menjelaskan mengenai proses Pemilu dan bagaimana KPU bisa mendapatkan hasil yang didapatkan.

    Beri tahu mereka tentang pentingnya pemeriksaan fakta. Hanya karena sebuah berita bisa tersebar di internet atau dibagikan di media sosial, belum selalu berita itu benar. Dorong anak-anak untuk memeriksa sumber-sumber lain, dan memastikan mereka mendapat sumber yang kredibel.

    Jangan lupa untuk bicara tentang emosi dengan anak. Emosi yang anak-anak rasakan bisa berasal dari teman sekelas, iklan, politisi atau orang dewasa lain dalam hidup mereka. Bantu anak Anda mengatasi emosi negatif dengan membicarakannya.

    Hal terakhir yang perlu dilakukan adalah membuka diskusi bila diperlukan. Ini dapat menunjukkan kepada anak-anak kalau apapun hasilnya, opini mereka itu penting. Bila Anda memiliki perasaan yang sama dengan anak, beri contoh mengenai cara menerima hasil pemilu yang baik. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.