Hari Pendidikan Nasional, Pesan Nagita Slavina untuk Orang Tua

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nagita Slavina saat menghadiri Media Gathering Semua Murid Semua Guru di GoWork, Jakarta Pusat, Selasa 30 April 2019. Tempo/Astari P Sarosa)

    Nagita Slavina saat menghadiri Media Gathering Semua Murid Semua Guru di GoWork, Jakarta Pusat, Selasa 30 April 2019. Tempo/Astari P Sarosa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Nagita Slavina mengambil peran aktif untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia. Ia menghadiri acara Media Gathering Semua Murid Semua Guru, pada Selasa 30 April 2019, dalam rangka Hari Pendidikan Nasional. Dalam kesempatan itu, Nagita Slavina menjelaskan masalah pendidikan yang cukup penting.

    Baca juga: Nagita Slavina Buat Program Ramadan Belajar Agama di Youtube-nya

    Ibu dari satu anak ini mengatakan kalau orang tua di Indonesia sering menyamakan anak-anak, padahal setiap anak itu berbeda-beda. “Kalau boleh ngobrol tentang kegemasan aku pada pendidikan Indonesia itu sebenarnya seperti semua anak di Indonesia itu yang aku lihat banyak yang disamakan. Padahal setiap anak itu beda-beda,” jelas Nagita Slavina. 

    Para figur publik Merry Riana, Zivanna Letisha Siregar, Najelaa Shihab, Vidi Aldiano, Nagita Slavina menghadiri Media Gathering Semua Murid Semua Guru di GoWork, Jakarta Pusat, Selasa 30 April 2019 Tempo/Astari P Sarosa

    ADVERTISEMENT

    Menurut istri Raffi Ahmad ini, pendidikan bukan hanya bersifat formal saja, namun juga memperhatikan faktor non formal. "Hanya yang disayangkan dengan ada banyaknya pendidikan sekarang yang bermacam-macam, tapi banyak orang tua yang menyamakan anak-anak, dalam arti pendidikannya itu harus melihat prestasi anak ini, ingin anaknya harus kayak gitu juga,” kata Nagita Slavina.

    Dia mengingatkan para orang tua bahwa setiap anak itu berbeda, bahkan setiap ibu saja memiliki karakter dan cara yang berbeda. Nagita mengatakan pendidikan bukan hanya yang di sekolah saja, karena itu tidak bisa mengharapkan prestasi yang sama dari setiap anak. “Pendidikan bukan hanya sekolah, di lingkungan, dari les, macam-macam. Sekarang banyaknya pendidikan itu harus standarnya sama semuanya, padahal anak itu beda-beda,” tandasnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.