Cerita Caca Tengker Hadapi Masalah di Awal Menjadi Ibu

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampilan Caca Tengker, di hari pertunangannya dengan Barry Tamin. Berita pernikahan Caca Tengker diwarnai ketidakhadiran kakak iparnya, Raffi Ahmad. Instagram.com/@Cacatengker/Whymoments

    Penampilan Caca Tengker, di hari pertunangannya dengan Barry Tamin. Berita pernikahan Caca Tengker diwarnai ketidakhadiran kakak iparnya, Raffi Ahmad. Instagram.com/@Cacatengker/Whymoments

    TEMPO.CO, Jakarta - Influencer Caca Tengker sedang menikmati waktu mengasuh putrinya, Ansara Maisadipta yang berusia delapan bulan. Ia menceritakan sempat mengalami beberapa permasalahan di masa awal menjadi ibu. 

    Baca juga: Perubahan yang Dirasakan Caca Tengker setelah Jadi Ibu

    Salah satunya, menurut Caca Tengker soal ASI dan hormon yang tidak stabil. "Masalah soal ASI dan hormon yang tidak stabil membuat suami sering saya marahi meskipun dia tidak melakukan kesalahan,” ujar adik Nagita Slavina ini, di Jakarta, Senin 22 April 2019.

    Caca Tengker (Instagram)
    Caca Tengker (Instagram)

    Masalah lainnya, saat Ansara Maisadipta berusia lima bulan berat badan malah menurun. Caca Tengker lalu berkonsultasi kepada dokter untuk mencari solusi. “Dokter meminta saya memberikan makanan pendamping ASI untuk menaikan berat badan anak saya, ternyata cara itu berhasil,” ucapnya. 

    Kini, Ansara Maisadipta tumbuh menjadi anak yang aktif. Bahkan, sudah bersekolah meskipun usianya baru delapan bulan. “Kemarin di sekolah anak saya ada acara Kartini, saya memakaikan kebaya untuk dia,” kata Caca Tengker. 

    Selain mengasuh anak perempuannya ini, Caca Tengker tengah menyiapkan diri membantu bisnis produk kecantikan Nagita Slavina yang sebentar lagi akan diluncurkan. “Kebetulan saya menjadi CEO,” tandas Caca Tengker.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.