Pesan Perdamaian Selebriti Internasional atas Bom Sri Lanka

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jacqueline Fernandez. instagram.com/jacquelinef143

    Jacqueline Fernandez. instagram.com/jacquelinef143

    TEMPO.CO, Jakarta - Teror bom terjadi saat perayaan Paskah, 21 April 2019, di Sri Lanka. Serangan bom ini menewaskan setidaknya 207 orang dan melukai sekitar 450 orang. Bom menyasar tiga gereja, empat hotel, dan sebuah rumah.

    Para selebriti internasional menyampaikan rasa kesedihan mereka dan juga menyuarakan pesan perdamaian. Dilansir dari The Week dan Billboard, artis Bollywood dan Miss Universe Sri Lanka 2006, Jacqueline Fernandez, mengatakan kalau kekerasan itu seperti reaksi berantai dan harus segera dihentikan.

    Baca juga:
    Fashion Selebriti yang Menjadi Sorotan Sepanjang 2018

    “Sangat sedih mendengar berita pemboman di Sri Lanka. Sangat disayangkan bahwa seseorang tidak dapat melihat bahwa kekerasan itu seperti reaksi berantai. Ini harus dihentikan,” tuturnya.

    Mindy Kaling. Richard Mcblane/Getty Images for SXSW

    Aktris Amerika Serikat, Mindy Kaling, juga mengatakan kalau berita ini sangat menyeramkan, terutama karena terjadi saat Paskah.

    “Berita dari Sri Lanka ini mengerikan. Saya berdoa untuk semua korban dan keluarga mereka. Begitu banyak orang di gereja pada salah satu hari paling suci, saya benar-benar muak,” tulisnya media sosial.

    Celine Dion. Instagram/@celinedion

    Para penyanyi ternama, seperti Mariah Carey, Celine Dion, Anne Marie, dan Ciara juga mengungkapkan doa dan rasa sedih mereka mengenai serangan bom ini.

    “Sangat sedih dengan berita mengerikan tentang pemboman di Sri Lanka. Kekerasan yang tidak masuk akal seperti itu tidak memiliki tempat di dunia. Belasungkawa tulus saya kepada para korban, keluarga mereka, dan orang-orang Sri Lanka. Semoga Anda menemukan cinta, kekuatan, dan kedamaian - Celine,” tulis Celine Dion di Twitter.

    Artikel lain:
    Selain Via Vallen, 3 Selebriti Ini Pernah Pingsan di Panggung


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.