Tuksedo Unik Scarlett Johansson saat Temu Fans Avengers: Endgame

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Scarlett Johansson saat temu penggemar Avengers: Endgame di London, Inggris. Instagram/@mollyddickson

    Scarlett Johansson saat temu penggemar Avengers: Endgame di London, Inggris. Instagram/@mollyddickson

    TEMPO.CO, Jakarta - Scarlett Johansson tampil edgy saat menghadiri acara temu penggemar Avengers: Endgame, di London, Inggris, Rabu, 10 April 2019. Aktris pemeran Black Widow dalam film yang tayang pada akhir April ini, terlihat mengenakan tuksedo hitam dengan potongan leher rendah.

    Baca juga: Scarlett Johansson Tampil Lebih Sopan di Oscars 2017

    Namun, tuksedonya tidak terlihat seperti model tuksedo umumnya. Scarlett Johansson mengenakan tuksedo dengan model unik, kedua potongan lengannya asimetris. Satu lengan panjang di tangan kanan dan tanpa lengan di tangan kiri dengan kerah menutupi dadanya.

    Scarlett Johansson saat temu penggemar Avengers: Endgame di London, Inggris. Instagram/@mollyddickson

    Mengutip laman Daily Mail, sang stylist Molly Dickson memilih tuksedo edgy dari koleksi Spring Summer 2019 merek Tom Ford. Tuksedo asimetris itu berbahan satin sehingga terlihat elegan. Dickson melengkapi penampilan wanita berusia 34 tahun ini sepasang sepatu hitam dan aksesoris anting-anting chandelier mengkilap.

    Sedangkan untuk makeupnya, makeup artis Frankie Boyd menerapkan riasan flawless untuk kulitnya. Namun terlihat kontras dengan lisptik bernuansa burgundy, riasan mata bold pada eyeliner dan bulut mata. Penampilan Scarlett Johansson semakin terlihat edgy dengan gaya rambut hasil kreasi hair stylist Jenny Cho, yaitu sanggul rendah yang lurus dan rapi, serta belahan di bagian tengah.

    Mantan istri aktor Ryan Reynolds ini juga memamerkan tato lengan bawahnya, lingkaran dengan matahari dan awan di atas laut yang tenang, serta gelang emas dan perak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menolak Lupa, 11 Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

    Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menilai pengungkapan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu tak mengalami kemajuan.