Tips Bedakan Madu Asli dan Madu Palsu, Lakukan 12 Uji Berikut

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi madu. shutterstock.com

    Ilustrasi madu. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Madu bagus untuk kesehatan. Madu mengandung anti-bakteri alami yang mampu penyembuhan luka dan bersifat anti-peradangan. Madu juga dapat mengobati infeksi saluran pernapasan bagian atas, batuk, maupun pilek.

    Baca: Nana Mirdad Pakai Madu Buat Obat Jerawat

    Hanya saja, tak semua madu yang ada di pasaran adalah madu asli. Madu palsu pun ada dua jenisnya. Pertama, madu asli yang dicampur dengan pewarna atau sirup manis, seperti glukosa maupun fruktosa. Kedua, madu palsu yang benar-benar terbuat dari sirup dan zat pewarna tambahan lain yang menyerupai madu asli.

    Lantas bagaimana bagaimana cara membedakan madu asli dengan madu palsu. Berikut 12 uji yang disarankan seperti dikutip dari laman First for Women dan My Bee Line.

    1. Uji kertas
    Tuangkan beberapa tetes madu di atas kertas minyak. Madu murni tidak akan menyerap di kertas minyak dan tetap berada di bagian atas kertas. Sebaliknya, madu palsu akan terserap oleh kertas minyak.

    2. Uji aroma
    Hidung bisa mendeteksi aroma madu murni dan madu palsu. Madu murni mempunyai aroma berbagai bunga ataupun rumput. Sedangkan madu palsu memiliki aroma asam dan ada busa putih di dalamnya.

    3. Uji roti
    Coba oleskan madu pada roti, madu murni selalu membuat roti menjadi keras. Sedangkan tekstur madu palsu akan tetap lembap di atas roti karena kandungan air di dalamnya.

    4. Uji larutan
    Saat mencampurkan madu murni dengan air di dalam gelas, maka madu tak akan mudah larut dan terbentuk gumpalan di bagian bawah gelas. Sedangkan madu palsu akan mudah larut di dalam air.

    Selanjutnya: uji api sampai uji kotoran pada madu

    Baca juga:
    Bahaya Mencampur Madu dengan Daging dan Lobak, Cek Sebabnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.