Nilai Plus Yoghurt Ketimbang Susu

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi yoghurt. Shutterstock.com

    Ilustrasi yoghurt. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebagian orang mengasosiasikan yoghurt sebagai makanan untuk mereka yang sedang diet. Yoghurt bisa dinikmati siapa saja, dari anak-anak sampai orang dewasa dan memiliki cita rasa yang beraneka ragam.

    Baca: Penderita Maag Minum Yoghurt dan Makan Pedas, Boleh atau Tidak?

    Ilmuwan nutrisi Dr. Matthew Lantz Blaylock mengatakan yoghurt yang dibuat dari fermentasi susu ternyata memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik dari susu. Blaylock menjelaskan yoghurt mengandung bakteri baik yang mampu menolong sistem imunitas atau daya tahan tubuh dan meningkatkan penyerapan gizi.

    "Orang banyak berpikir bakteri itu tidak baik dan membuat orang sakit. Padahal ada juga bakteri yang baik yang menyehatkan karena meningkatkan daya tahan tubuh," kata Blaylock saat peluncuran Greenfields Yoghurt Drink di Jakarta, Selasa 19 Maret 2019.

    Berry Yoghurt Smoothie Bowl. TEMPO | Astari P Sarosa

    Blaylock menambahkan yoghurt memiliki nutrisi yang lebih banyak dari susu. "Yogurt memiliki kandungan minral dan vitamin yang lebih banyak dari susu," ucap dia. Tak hanya kandungannya, Blaylock melanjutkan, yoghurt bisa diminum oleh mereka yang intoleransi laktosa atau kondisi di mana seseorang tidak bisa mencerna laktosa yang terdapat pada susu dan produk olahannya.

    Baca juga:
    Penderita Maag Minum Yoghurt dan Makan Pedas, Boleh atau Tidak?

    Intoleransi laktosa terjadi karena tubuh tidak menghasilkan enzim laktase yang cukup, sehingga seseorang kesulitan minum susu. Untuk kodisi ini, yoghurt bisa menjadi solusi. Selain hadir dengan tekstur yang kental dan lembut, yoghurt sekarang juga tersedia dalam bentuk cair.

    ASTARI PINASTHIKA SAROSA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Ini Tanda-Tanda Anda Terjangkit Cacar Monyet

    Cacar monyet atau monkey pox merupakan penyakit yang berasal dari sisi Barat Afrika. Penyakit ini menular melalui monyet, tikus Gambia, dan tupai.