Kisah Hijabers Rahmalia Aufa Yazid Bergaya Jepang dan Modis

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaya hijab Rahmalia Aufa Yazid. Instagram/@aufatokyo

    Gaya hijab Rahmalia Aufa Yazid. Instagram/@aufatokyo

    TEMPO.CO, Jakarta – Hijaber muda Rahmalia Aufa Yazid terpilih sebagai salah satu perempuan di dunia yang berpengaruh pada komunitas lokal dan Instagram versi Buzz Feed World. Dengan tampilan hijab, Rahmalia yang menetap di Tokyo bisa tetap bergaya modis dan serba tertutup.

    Baca juga: Gaya Hijab Masa Kini, Mana Favoritmu?

    Awal berhijab, Rahmalia mengakui sempat kesulitan menemukan gaya busana muslim yang bisa menyertakan unsur-unsur tren fashion di Jepang. Ditambah pula di lingkungan sekolahnya, hanya dia yang memakai hijab. “Meskipun ini pilihan saya untuk berhijab, saya akan berbohong bila saya bilang saya tidak merasakan kesulitan di awal,” ucap Rahmalia saat diwawancarai Buzz Feed News.

    Namun kendala itu sirna saat dia menemukan kecocokan dengan karya Hana Tajima, desainer muslim Inggris dan Jepang. Sejak saat itu, Rahmalia selalu tampil dengan busana hijab dengan tren fashion yang sedang hits Jepang. “Saya ingin menunjukkan bahwa busana muslim tetap bisa modis, selain sesuai tuntunan agama. Semua orang bisa berempati dan menikmatinya saat memakai hijab,” kata Rahmalia. “Saya ingin menunjukkan seorang muslim itu kuat, cantik, dan tetap ada sentuhan seni.”

    Dalam Instagram @aufatokyo terlihat sejumlah gaya hijab dan busana Rahmalia Aufa Yazid. Dia cerdik memadukan hijab dengan aksesori topi dengan hijab. Jenis topi yang dipakainya beragam mulai dari topi baret, baseball cap, kupluk, bucket hat, bowler hat hingga peci.

    Dia juga sering menggunakan gaya hijab turban. Ada model turban minimalis dengan satu gelungan di atasnya. Namun ada pula turban dengan bentuk berukuran besar yang nyentrik. Selain kerap memakai hijab berwarna polos, seperti hitam, biru, coklat, hingga krem, dia juga memilih tampilan hijab bermotif. Berikut ini beberapa contoh penampilan hijab Rahmalia Aufa Yazid.

    Gaya hijab Rahmalia Aufa Yazid. Instagram/@aufatokyo

    Saat berpose di area zebra cross, Rahmalia Aufa Yazid terlihat bergaya kasual yang kekinian. Dengan celana jeans potongan besar, tali ikat pinggang yang menjulur panjang hingga di bawah lutut, dan jaket kulit coklat muda. Dia juga telrihat memakai sling bag dengan aksen bulu-bulu. Hijab yang dipilihnya seperti bahan kaus berwarna hitam dipadu dengan kupluk hitam.

    Gaya hijab Rahmalia Aufa Yazid. Instagram/@aufatokyo

    Masih dengan tampilan dominasi warna hitam, Rahmalia terlihat memakai kaus turtleneck, celana panjang 7/8 berwarna hitam, dan legging hitam. Jaket bomber yang dipakainya berwarna metalik. Alas kaki yang dipilihnya juga mencuri perhatian. Sepatu jenis slip on bercorak hitam dan putih dengan kaus kaki berwarna kuning dengan motif warna hijau. Tatanan hijabnya dibuat seperti kepangan rambut dan dipasangkan dengan topi baret hitam.

    Gaya hijab Rahmalia Aufa Yazid. Instagram/@aufatokyo

    Dengan busana kimono, Rahmalia Aufa Yazid terlihat modis memadukan dua warna pada tampilan hijabnya. Warna hitam pada dalaman hijab dan hijab berbahan kaus warna biru yang ditatanya dengan membentuk dua ikatan di sisi kanan hijabnya.

    Gaya hijab Rahmalia Aufa Yazid. Instagram/@aufatokyo

    Adapula tampilan turban yang kerap dikenakan Rahmalia. Gaya turban Rahmalia terlihat lebih nyentrik dari model turban yang selalu dipakai penyanyi Malaysia, Yuna. Dengan busana serba hitam, dia menata turban dengan aksen kelopak bunga berukuran besar seperti menyerupai jambul pada rambut.

    Gaya hijab Rahmalia Aufa Yazid. Instagram/@aufatokyo

    Saat ingin sentuhan glamor, Rahmalia memilih hijab berbahan mengilap seperti sutra coklat bermotif ini. Dia menata hijabnya dengan ujung atas hijab yang runcing dan lebih besar dari area keningnya. Kemudian dia hanya mengikat kedua sisi kain hijab ke belakang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.