Koleksi Alleira x Michael Ong, Dua Gaya dalam Satu Busana

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Desainer Michael Ong menunjukkan koleksi Alleira x Michael Ong

    Desainer Michael Ong menunjukkan koleksi Alleira x Michael Ong "Two in One" di Plaza Indonesia Fashion Week, Jakarta Pusat, Senin 18 Maret 2018 (Tempo/Astari Pinasthika Sarosa)

    TEMPO.CO, Jakarta - Wanita masa kini semakin dinamis. Dalam satu hari ada banyak aktivitas yang harus dilakukan, sehingga membutuhkan banyak waktu untuk mengubah penampilan agar selalu terlihat modis. Hal ini menginspirasi merek batik Alleira berkolaborasi dengan desainer asal Malaysia, Michael Ong, menghadirkan koleksi misterius yang diberi nama “Two in One”.

    Baca juga: Alleira Batik Luncurkan Koleksi Ramadan Le Splendeur

    Koleksi ini menampilkan dua gaya dalam satu busana. Gaya yang bisa digunakan untuk ke kantor dan gaya yang bisa digunakan untuk hangout atau ke acara formal. Desainer Michael Ong menjelaskan inspirasi pembuatan koleksi misterius ini. “Inspirasinya cewek yang bekerja tidak sempat untuk balik ke rumah untuk ganti baju, jadi busana yang sudah dipakai tinggal dibuka langsung jadi busana malam. Kami ingin menunjukkan kalau batik bisa mempermainkan peran banyak,” tutur Michael Ong, di Konferensi Pers Alleira x Michael Ong, di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Senin 18 Maret 2019.

    Alleira x Michael Ong “Two in One” di Plaza Indonesia Fashion Week, Jakarta Pusat, Senin 18 Maret 2018 (Tempo/Astari Pinasthika Sarosa)

    Untuk memudahkan penggunanya mengubah gaya busana yang dikenakan, Michael Ong menggunakan magnet. Hal ini memudahkan penggunanya dapat mengubah bagian tangan, rok pendek bisa menjadi rok panjang atau jaket panjang menjadi jaket pendek dan atasan yang menjadi rok.

    Koleksi Two in One terdiri dari 25 look yang terdiri dari gaun, rok, jaket, serta atasan yang dikemas dalam cara yang berbeda. Busana ini cocok untuk wanita muda sampai tua, karena memiliki desain yang longgar dan modis. Sedangkan bahan yang digunakan adalah renda, bulu-bulu dan swarovski dengan kain batik dari Alleira.

    Motif batik Alleira yang digunakan terinspirasi dari dasar laut. “Kita angkat misteri di bawah laut, menggunakan warna dan motif dari kehidupan di dasar laut. Warnanya yang lebih segar,” jelas Zakaria Hamzah, COO Alleira Batik. Motif-motif dasar laut yang digunakan adalah kerang dan bunga-bunga dasar laut. Warna-warna yang digunakan adalah pink, kuning, hijau, abu abu, biru dengan gradasi dasar hitam. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.