Kampanye Risiko Penyakit Jantung untuk Wanita Melalui Fashion

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Koleksi YJI x Wilsen Willim

    Koleksi YJI x Wilsen Willim "Convoluted Repetition Theory" di Plaza Indonesia Fashion Week, Jakarta Pusat, Senin 18 Maret 2018. Tempo/Astari Pinasthika Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Perempuan lebih berisiko terserang penyakit jantung. Data dari Yayasan Jantung Indonesia (YJI) menunjukkan 1 dari 3 wanita meninggal karena penyakit jantung setiap tahun. Namun, banyak wanita yang masih belum sadar mereka bersiko terserang penyakit jantung, terutama pada saat hamil.

    Baca juga: Risiko Penyakit Jantung Mengintai Wanita yang Sering Keguguran

    Hal ini yang mendorong YJI berkolaborasi dengan desainer muda Wilsen Willim dengan menggelar fashion show di Plaza Indonesia Fashion Week 2019 dan juga menjual koleksi khusus. Kolaborasi ini bertujuan untuk menggalang dana dan meningkatkan kesadaran mengenai penyakit jantung.

    Fashion show YJI x Wilsen Willim “Convoluted Repetition Theory” di Plaza Indonesia Fashion Week, Jakarta Pusat, Senin 18 Maret 2018. Tempo/Astari Pinasthika Sarosa

    YJI menjual tempat duduk dua baris pertama untuk menonton fashion show di Plaza Indonesia Fashion Week, Senin, tanggal 18 Maret 2019. Semua hasil penjualan 100 persen akan digunakan untuk membantu operasi jantung bagi masyarakat yang kurang mampu dan memberi kehidupan yang lebih baik bagi mereka.

    “Kebanyakan yang menjadi partisipan Fashion Week itu wanita, dan banyak pesan yang kita ingin sampaikan pada mereka melalui mode. Kita bisa menyampaikan pesan ‘Perempuan Waspadalah’. Perempuan itu mudah kena serangan jantung,” tutur Esti Nurjadin, Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia, di Konferensi Pers sebelum fashion show. 

    Fashion Show YJI x Wilsen Willim “Convoluted Repetition Theory” di Plaza Indonesia Fashion Week, Jakarta Pusat, Senin 18 Maret 2018 Tempo/Astari Pinasthika Sarosa

    Busananya membawa unsur merah yang terinspirasi dari warna YJI, dipadukan dengan warna-warna netral seperti hitam, abu-abu, dan putih. Untuk desain busananya, Wilsen menggunakan gaya street style yang terlihat lebih dewasa dan rapi. Desainnya sendiri ada 30 desain yang terinspirasi dari kolaborasinya dengan YJI. Koleksi dengan tema “Convoluted Repetition Theory” ini dijual dari harga Rp 1 juta ke atas.

    Sedangkan untuk koleksinya sendiri, Wilsen Willim membuat koleksi terbatas yang terinspirasi dari visi misi YJI. “Jadi kita melakukan limited edition, total ada 88 piece dan seluruh hasil penjualannya itu akan didonasikan ke YJI, 100 persen. Kenapa 88 piece? Mungkin karena itu representasi tanda infinity,” jelas Wilsen Willim.

    Mikha Tambayong di YJI x Wilsen Willim “Convoluted Repetition Theory” di Plaza Indonesia Fashion Week, Jakarta Pusat, Senin 18 Maret 2018. Tempo/Astari Pinasthika Sarosa 

    Mikha Tambayong, sebagai duta YJI juga mendorong semua masyarakat untuk menjaga kesehatan mereka dan mendukung kolaborasi ini. “Kita ingin meminta bantuan untuk membantu mereka yang membutuhkan dan kita ingin mendorong masyarakat untuk hidup sehat,” tutur Mikha Tambayong.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.