Waktu yang Tepat Menggaet Mantan Pacar Teman

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi

    Ilustrasi "bukan pagar makan tanaman". shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perasaan cinta memang tidak bisa diduga. Anda bisa saja mencintai laki-laki yang pernah menjadi mantan pacar teman sendiri. Ini mungkin menjadi situasi yang amat canggung antara Anda dan teman. 

    Baca juga: Mantan Pacar Menikah dengan Teman, Lakukan 4 Langkah Penting

    Pasalnya menurut pakar kencan dan hubungan dari Amerika Serikat dan penulis buku Dating Again with Courage and Confidence, Fran Greene, sebaiknya tidak berpacaran atau menikah dengan mantan pacar teman sendiri, untuk menjaga perasaannya. Meski begitu, ada pengecualian untuk situasi tertentu. Misalnya ketika hubungan teman dan mantan pacarnya sudah benar-benar berakhir. 

    Fran Greene mengatakan, ini situasi di mana teman Anda sudah 100 persen mengakhiri hubungan dengan mantan pacarnya dan tidak ada lagi masalah yang belum terselesaikan. “Lihat apakah dia sudah membuka lembaran baru. Saat teman Anda sudah mulai mencari hubungan yang baru atau sudah jatuh cinta lagi, rasanya dia tidak akan keberatan Anda mengencani mantannya,” ujarnya.

    Sebaliknya, jika teman Anda belum bisa move on, masih suka membicarakan soal mantan pacarnya, jangan berkencan dulu dengan mantannya itu. Situasi lainnya adalah ketika hubungan teman dan mantan pacarnya sudah lama berlalu.

    Menurut pakar kencan dari Amerika Serikat, Stef Safran, Anda bisa saja terkoneksi dengan teman-teman lama dan menemukan ketertarikan. Bisa saja orang lama yang Anda kenal itu mantan pacar teman Anda di bangku SMA dulu.

    “Keromantisan masa SMA atau kuliah selalu menyenangkan. Namun beberapa hubungan pastinya ada yang tidak sampai di jenjang pernikahan atau pertunangan. Mengencani mantan pacar teman Anda semasa sekolah dulu, rasanya tidak akan jadi masalah. Teman Anda juga tidak akan keberatan,” ujar Safran.

    Lain halnya jika orang yang Anda kencani ini sempat bertunangan dengan teman Anda dan baru memutuskan tali pertunangan dalam hitungan minggu, misalnya. Atau parahnya masih bertunangan tapi sudah Anda ajak kencan, diam-diam pula. Ini jelas memicu masalah. 

    Selanjutnya, Anda dapat berpacaran atau bahkan menikahi mantan pacar teman, yaitu ketika sudah mendapatkan izin teman. Selain memastikan hubungan mereka sudah berakhir, jika Anda jatuh cinta pada mantan pacarnya itu, bersikaplah terbuka. 

    “Ini sangat penting. Terlebih jika hubungan Anda dengan teman ini cukup dekat. Sebaiknya berkata jujur, Anda dan mantannya saling menyukai. Lalu minta izin baik-baik, bila Anda ingin menjalin hubungan dengan mantannya,” ungkap Julia Bekker, pakar kencan serta pemilik agensi pencari jodoh Hunting Maven dari New York, Amerika Serikat.

    Tanyakan juga, apakah dia keberatan? Hargai apa pun jawabannya juga perasaannya, syukur-syukur dia tidak keberatan. Jika dia belum ikhlas melepas mantannya, tunda hubungan itu sampai situasi kondusif. 

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.