Chikita Meidy Cegah Stres saat Hamil, Ajak Janinnya Bicara

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chikita Meidy. Instagram.com/@chikitameidy

    Chikita Meidy. Instagram.com/@chikitameidy

    TEMPO.CO, Jakarta - Kehamilan Chikita Meidy sudah trisemester terakhir. Mantan penyanyi cilik ini diprediksi akan melahirkan pada April 2019. Untuk menjaga kesehatan janin dan dirinya, ia berusaha mengurangi stres. 

    Baca juga: Dipingit, Calon Suami Chikita Meidy Sempat Ajak Bohongi Orang Tua

    Menurut Chikita Meidy, salah cara untuk menghindari stres selama hamil adalah dengan menjaga pikirannya tetap positif. “Sebelum aku menikah, aku mengejar karier, sekolah S2, tesis. Pas aku menikah, itu semuanya sudah tenang. Aku bisa menikmati kehamilan sampai trimester ketiga,” ujar Chikita di acara Healthy and Happy Pregnancies, di Rumah Sakit Ibu dan Anak Grand Family, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Sabtu 16 Maret 2019.

    ki-ka: Penyanyi Chikita Meidy, Chief Editorial Babyologist, Sherly Yusuf, dan model Kimmy Jayanti, saat menghadiri Babyo Session "Healthy and Happy Pregnancy" di ES Grand Family PIK, Sabtu, 16 Maret 2019. Dok. Babyologist

    Istri Indra Adhitya ini mencontohkan untuk mencegah stres ia mengafirmasi dirinya dengan hal-hal yang positif. Saat mengalami morning sickness, Chikita mengafirmasi dirinya untuk tidak mual. “Aku bilang, jangan muntah kasihan dedek baru masuk masa makanannya keluar lagi. Itu yang aku pikirin,” ujar wanita berusia 28 tahun ini.

    Chikita menambahkan, selain afirmasi positif, dukungan dari keluarga juga membantunya mencegah stres saat hamil. Sebab itu, jika ibu hamil mengalami masalah, dia tidak boleh merasa sendirian, harus bisa berkomunikasi dengan orang sekitar. “Jangan mau menjalankan sesuatu dengan perasaan terbebani, kasihan bayinya,” katanya. Dengan menjaga pikirannya tetap positif, Chikita Meidy merasa ia menjadi lebih sehat selama masa kehamilannya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.