Putri Titian Berduka, Tips Membantu Teman yang Berkabung

Junior Liem, Putri Titian, dan Theodore Iori Liem saat merayakan Tahun Baru Imlek.

TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Putri Titian tengah berduka. Ayah Putri Titian, Razak Bahar meninggal pada Senin 11 Maret 2019 sekitar pukul 03.00 WIB di Rumah Sakit Citra, Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat. Jenazah Razak Bahar langsung dimakamkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon pada Senin siang setelah salat zuhur.

Baca: Ayah Putri Titian Meninggal, Tanpa Sakit Keras Tanpa Firasat

Meninggalnya Razak Bahar membuat seluruh keluarga terpukul. Putri Titian yang sedang hamil sembilan bulan tampak larut dalam kesedihan di depan makam ayahnya. Wajar, jika orang yang ditinggalkan seperti Putri Titian perlu diberi waktu untuk berduka cita. Tapi ada kewajiban pada orang-orang di sekeliling orang yang ditinggalkan untuk memberikan rasa nyaman dan pengertian padanya. Berikut beberapa cara yang dikutip dari laman Huffington Post.

# Mendengar
“Bila Anda tidak yakin apakah harus berkata-kata atau melakukan sesuatu sebagai bentuk penghiburan kepada keluarga yang sedang berduka, maka salah satu kuncinya adalah menemani orang yang berduka dengan mendengarkan," kata Jackie Bustamante, koordinator berkabung di Compassus serta terapis keluarga dan pernikahan di California, Amerika Serikat.

Tak perlu berkata macam-macam. Bustamante menyarankan cukup duduk diam di samping orang yang berduka dan mendengarkan saat dia mulai bercerita. Jangan terlalu memaksanya berbicara di awal-awal hari kehilangan.

# Menemani
Anda tidak perlu memaksanya untuk segera bangkit dari rasa sedih dan pahami rasa kehilangannya. "Tunjukkan kalau Anda menemani mereka dalam berbagai keadaan. Jadilah pundak mereka untuk menangis, merangkul, memeluk, dan membiarkan mereka meluapkan kesedihannya," ucap Juliann Rasanayagam, psikoterapis terdaftar di Emphatic Counseling Centre di Toronto, Kanada.

# Hati-hati dalam bicara
Juli Fraga, psikolog asal San Francisco, Amerika Serikat, mengingatkan agar berhati-hati memilih kata-kata ketika menemani orang berduka. Hindari pertanyaan tentang apa yang ingin Anda ketahui atau butuhkan.

Pertanyaan ini bisa membebani orang yang beduka yang belum bisa berpikir panjang dan malas bicara saat berduka. Jangan menyita perhatian orang yang berduka dengan basa-basi positif. Hal ini sering dilakukan orang banyak dan bisa menyebabkan kelelahan emosi bagi mereka yang tidak bertenaga saat berduka.

# Mendorong untuk bangkit
Setelah mendengar dan menemani mereka yang berduka, cobalah dorong mereka untuk bangkit. Tapi jangan terlalu memaksakan dan sesuaikan bentuk dorongan dengan karakter yang berduka.

Baca juga: Putri Titian Suka Terbawa Emosi Tanggapi Netizen saat PMS

"Meditasi, pijatan, atau melakukan hal-hal yang membuat mereka bahagia bisa menjadi pendorong untuk bangkit," ucap Sal Raichbach, terapis, kepala etika & kepatuhan di Pusat Perawatan Ambrosia, Philadelphia, Amerika Serikat. "Perlahan-lahan dorong dan ingatkan mereka bahwa masih banyak alasan untuk meneruskan hidup dengan baik, terlepas dari rasa kehilangan yang dialami."






UGM Beri Penghormatan Terakhir Guru Besar Kedokteran yang Tewas Terseret Ombak

1 hari lalu

UGM Beri Penghormatan Terakhir Guru Besar Kedokteran yang Tewas Terseret Ombak

Rektor UGM Ova Emilia memimpin upacara penghormatan terakhir untuk Samekto. Mengenang sebagai pribadi yang ramah, disiplin, dan sabar.


Rudy Ramawy Sosok yang Perkenalkan YouTube Indonesia dan Street View

3 hari lalu

Rudy Ramawy Sosok yang Perkenalkan YouTube Indonesia dan Street View

Dunia bisnis dikejutkan dengan munculnya informasi meninggalnya Wakil Direktur Utama PT Multipolar Tbk. (MLPL) Rudy Ramawy pada Kamis malam, 22 September 2022.


83 Tahun Sigmund Freud Meninggal, Pemikirannya Tak Lekang Waktu

4 hari lalu

83 Tahun Sigmund Freud Meninggal, Pemikirannya Tak Lekang Waktu

Bagi seseorang yang sedang menyelami ilmu psikologi, tentu tidak asing lagi dengan Sigmund Freud. Pemikirannya masih bertahan hingga sekarang.


Wakil Direktur Utama Multipolar Rudy Ramawy Meninggal

4 hari lalu

Wakil Direktur Utama Multipolar Rudy Ramawy Meninggal

Vice President Of Business Development at PT Multipolar Tbk Stefan Ko menyatakan Rudy meninggal pada Kamis malam, 22 September 2022.


Apa Itu Sekolah Kepribadian?

4 hari lalu

Apa Itu Sekolah Kepribadian?

Sekolah kepribadian berfokus pengembangan individu


Azyumardi Azra Akan Dimakamkan di TMP Kalibata Selasa Besok

7 hari lalu

Azyumardi Azra Akan Dimakamkan di TMP Kalibata Selasa Besok

Azyumardi Azra akan dimakamkan di TMP Kalibata Selasa besok. Jenazahnya akan dishalatkan terlebih dahulu Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta.


Anak Kenang Azyumardi Azra sebagai Sosok Workaholic yang Gemar Menonton Bola

7 hari lalu

Anak Kenang Azyumardi Azra sebagai Sosok Workaholic yang Gemar Menonton Bola

Sehari sebelum berangkat ke Malaysia, Azyumardi Azra membagikan oleh-oleh dari Padang Sumatera Barat. Sosok pekerja keras yang sayang keluarga.


Keluarga Bantah Azyumardi Azra Meninggal Karena Covid-19

7 hari lalu

Keluarga Bantah Azyumardi Azra Meninggal Karena Covid-19

Keluarga meluruskan informasi yang menyebutkan bahwa Azyumardi Azra meninggal karena Covid-19. Tapi karena serangan jantung.


Keluarga Menyatakan Jenazah Azyumardi Azra Tiba di Indonesia pada Senin Malam Nanti

7 hari lalu

Keluarga Menyatakan Jenazah Azyumardi Azra Tiba di Indonesia pada Senin Malam Nanti

Pada Minggu malam tadi, pihak keluarga menyatakan jenazah Azyumardi Azra akan tiba di Indonesia pada Senin malam dari Malaysia.


Mengenal Mantan Rektor UIN Azyumardi Azra

8 hari lalu

Mengenal Mantan Rektor UIN Azyumardi Azra

Azyumardi Azra meninggal di Rumah Sakit Serdang Selangor, Malaysia pada Minggu pukul 12.30 waktu setempat. Rekam jejaknya menarik disimak