Brie Larson Ungkap Pentingnya Captain Marvel buat Penonton Wanita

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Brie Larson berpose saat premiere film

    Brie Larson berpose saat premiere film "Captain Marvel" di Los Angeles, California, 5 Maret 2019. Karakter Captain Marvel memang disebut sebagai superhero terkuat yang dimiliki oleh Marvel Cinematic Universe. REUTERS/Mario Anzuoni

    TEMPO.CO, Jakarta - Film Captain Marvel sudah tayang di bioskop di Indonesia. Mendekati Hari Perempuan Internasional, yang jatuh pada tanggal 8 Maret 2019, pemeran Captain Marvel, Brie Larson, menjelaskan mengapa film ini penting untuk perempuan.

    Baca: Detail Kostum Captain Marvel, Tak Cuma Menonjolkan Keseksian

    Captain Marvel adalah karakter pahlawan super yang paling kuat. Sebagai seorang perempuan, dia harus menghadapi orang-orang yang meremehkan kekuatannya. Karakter laki-laki di dalam film ini terus mengingatkan Brie Larson untuk tidak membiarkan emosi mempengaruhinya. Hal tersebut adalah suatu hal yang dihadapi perempuan di seluruh dunia dan terjadi setiap hari.

    Brie Larson, pemeran Carol Denvers di film Captain Marvel Instagram/@brielarson

    “Saya pikir apa yang kita bicarakan hanyalah representasi dan keberagaman yang ada di layar lebar,” kata Brie Larson seperti dikutip dari laman Cosmopolitan. Film ini menunjukkan kalau punya emosi bukanlah suatu hal yang buruk dan tidak akan mempengaruhi kekuatan seseorang. Dengan memiliki karakter perempuan yang sangat kuat di layar lebar, yang juga memiliki emosi seperti manusia normal, Brie Larson berharap penonton perempuan bisa melihat panutan baru.

    Artikel terkait: Brie Larson Pakai Gaun Valentino di Premier Captain Marvel

    “Bagian dari pekerjaan saya adalah menambahkan lebih banyak variasi pada pengalaman yang ada di layar sehingga semakin banyak orang yang merasa seperti mereka,” kata Brie Larson. Walaupun tidak cukup dengan memiliki karakter perempuan yang kuat di dalam film, Brie Larson merasa Film Captain Marvel bisa menjadi inspirasi untuk banyak perempuan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.