3 Tips Memilih Produk Pemutih Kulit yang Aman Digunakan

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kulit cerah. Shutterstock

    Ilustrasi kulit cerah. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa wanita ingin kulitnya putih dan cerah. Tak heran jika masih banyak wanita yang menggunakan produk pencerah atau pemutih kulit, supaya kulitnya terlihat lebih cerah. 

    Baca juga: Kisah Usaha Gagal Melanie Putria Memutihkan Kulit

    Namun, tidak semua produk pencerah atau pemutih kulit itu aman dan bisa dipercaya. Bahkan, ada beberapa produk pemutih yang berbahaya untuk kulit. Saat ditemui dalam peluncuran Martinez Beauté, di Jakarta Senin, 4 Maret 2019, CEO Martinez Beauté, Livienne Russellia, menjelaskan beberapa faktor yang membuat produk pemutih kulit aman untuk digunakan.

    #1. Menggunakan bahan alami
    Produk pemutih kulit yang menggunakan bahan alami akan lebih aman untuk digunakan dibanding produk yang penuh dengan bahan kimia. Produk pemutih alami seringkali menggunakan ekstrak dari tumbuhan atau tanaman yang memang bisa menjadi pemutih alami. Selain itu, bahan alami lain yang bagus untuk pemutih kulit adalah bahan-bahan yang mengandung vitamin B3. 

    Peluncuran Martinez Beauté di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Senin, 4 Maret 2019. TEMPO/Astari Pinasthika Sarosa

    #2. Tidak memiliki hasil instan
    Bila melihat iklan pemutih kulit yang mengatakan kalau sekali pakai bisa langsung membuat kulit menjadi putih adalah tanda kalau produk pemutih tersebut tidak aman. Produk pemutih kulit yang aman tidak akan memberikan hasil yang instan, dan perlu digunakan secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Tidak hanya itu, produk pemutih yang aman tidak akan membuat wajah terlihat seperti topeng yang sangat putih. Produk pemutih kulit yang aman hanya bisa membuat wajah terlihat lebih cerah.

    #3. Tidak menggunakan bahan merkuri
    Livienne menambahkan agar tidak menggunakan produk yang menggunakan merkuri. “Indonesia punya produk kosmetik yang diawasi ketat oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), tapi di pasaran kita sering melihat, di berita masih banyak yang pakai bahan merkuri yang bisa bahaya untuk kulit,” ujarnya.

    Merkuri adalah bahan kimia yang sangat populer dipakai dalam kandungan produk pemutih. Merkuri bisa menghambat pembentukan melanin, sehingga kulit tampak lebih cerah dalam waktu singkat. Padahal, bahan ini sangat bahaya karena dapat dengan mudah diserap kulit dan masuk ke dalam aliran darah. Selain itu, mMerkuri juga bisa mengganggu berbagai organ tubuh, seperti otak, jantung, ginjal, dan paru-paru.

    ASTARI PINASTHIKA SAROSA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.