Cegah Keriput dengan 6 Bahan Alami Berikut

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wajah berkeriput. Shutterstock.com

    Ilustrasi wajah berkeriput. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyebab keriput pada wajah yang paling signifikan adalah pertambahan usia. Seiring bertambahnya usia, kulit secara alami menjadi lebih lemah, kurang lembap, kurang kencang, hingga terbentuk garis-garis penuaan.

    Menurut laman Healthline, selain faktor usia, penyebab lain keriput adalah paparan sinar ultraviolet, merokok, kebiasaan menyipitkan mata, tersenyum, hingga mengerutkan dahi.

    Disarankan pula sejak dini untuk memakai tabir surya dengan kandungan SPF minimal 30 saat berada di luar ruangan, dilengkapi pula dengan perlindungan topi ataupun pakaian lengan panjang untuk melindungi kulit dari terik matahari.

    Baca juga:
    Tips Dewi Sandra Berteman dengan Keriput dan Uban

    Selain itu, pilihan bahan-bahan alami juga bisa mengurangi kemunculan keriput. Berikut ini enam bahan alami yang yang ada di sekitar dan bermanfaat untuk mencegah keriput, seperti dilansir dari laman Healthline.

    1. Lidah buaya
    Lidah buaya memiliki beragam khasiat penyembuhan. Sebuah studi pada 2008 menunjukkan bahwa pemakaian gel lidah buaya dapat mengurangi keriput dalam waktu 90 hari. Sementara di studi lain, para peneliti menemukan olesan lidah buaya pada kulit bermanfaat mengurangi kemunculan keriput serta menambahkan kolagen dan menghidrasi kulit.

    2. Masker pisang
    Pisang mengandung minyak alami dan vitamin yang mampu meningkatkan kesehatan kulit. Para pakar merekomendasikan pemakaian masker pisang. Cara membuatnya, ambil seperempat pisang dan haluskan menjadi seperti adonan pasta. Kemudian oleskan pada kulit wajah dan diamkan selama 15 hingga 20 menit sebelum dibilas dengan air hangat.

    Ilustrasi biji Chia. Hotho.vn

    3. Makanan super
    Suatu penelitian di Belanda menunjukkan pria maupun wanita berusia tua yang makan buah lebih banyak lebih sedikit kerutannya dibandingkan kelompok lain yang sering menyantap daging dan makanan cepat saji. Jenis makanan super antara lain artichoke, alpukat, biji chia, kayu manis, putih telur, jahe, havermut, ikan salmon dan sarden, ubi jalar, tomat, sup kedelai Jepang, serta kacang kenari.

    4. Minyak esensial
    Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi minyak zaitun dapat melindungi keriput pada kulit. Selain minyak, batang dan daun zaitun juga memiliki senyawa yang bisa meningkatkan kadar kolagen pada kulit. Pada studi tahun 2001, orang-orang yang mengonsumsi makanan kaya minyak zaitun lebih kurang keriput dibandingkan orang yang menyantap makanan yang tinggi kandungan mentega, produk susu, dan daging.

    Selain minyak zaitun, ada juga minyak esensial lain yang mampu mencegah datangnya keriput, seperti minyak argan, kayu cendana, lavender, ylang-ylang, rosemari, delima, hingga mawar.

    Ilustrasi buah kiwi. wikipedia.org

    5. Vitamin C
    Vitamin C adalah antioksidan yang membantu pembentukan kolagen pada kulit. Sumber vitamin C dapat ditemui pada buah dan sayuran, seperti jambu biji, kiwi, cabai, dan kangkung. Pemakaian rutin gel vitamin C dapat membantu mengatasi kerusakan kulit yang disebabkan sinar matahari dan mengurangi keriput. Gel vitamin C dapat menghidrasi kulit, meningkatkan produksi kolagen, serta mengurangi peradangan.

    6. Seng dan selenium
    Makanan dengan kandungan mineral mampu menyaring sinar matahari, mempercepat penyembuhan, dan mencegah kerusakan pada kulit. Seng dan selenium merupakan dua mineral tertinggi yang diyakini bisa menghalau beberapa radiasi UV dan melindungi kerusakan kulit akibat sinar matahari, termasuk keriput.

    Kandungan seng dapat ditemukan di dalam tiram, kacang polong, kacang almond, havermut, dan keju. Sementara makanan yang mengandung selenium di antaranya biji bunga matahari, bayam, pisang, hingga yogurt. Namun, perlu diingat jika terlalu banyak mengonsumsi seng dan selenium bisa membahayakan kesehatan Anda. Bicarakan terlebih dulu dengan dokter, batasan seng dan selenium yang dibutuhkan tubuh.

    Baca juga:
    Bukan Keriput, Ini Masalah Kecantikan Terbesar Drew Barrymore


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.