Gita Gutawa Menepis Anggapan Wanita Cerdas Susah dapat Jodoh

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Penyanyi Gita Gutawa membacakan surat Kartini pada acara "Panggung Para Perempuan Kartini" di Museum Bank Indonesia, Kota, Jakarta, 11 April 2017. Kegiatan istimewa ini digelar TEMPO dalam memperingati Hari Kartini. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Bagi penyanyi Gita Gutawa pendidikan tingkat tinggi dapat membantu semua jenis pekerjaan. Anak musisi Erwin Gutawa ini berhasil menyelesaikan pendidikan S2 di London School of Economics and Political Science (LSE), di Inggris, dengan beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di tahun 2015.

Baca juga: Sibuk Bermusik, Gita Gutawa Tetap Mengutamakan Pendidikan

Meski ini adalah pencapaian yang sangat membanggakan, Gita Gutawa mengaku masih sering mendapat pertanyaan tentang jodoh dan kehidupan sebagai ibu rumah tangga. “Salah satu kendala yang dihadapi wanita itu stereotip. Mendapatkan pertanyaan seperti, ‘kenapa sekolah tinggi-tinggi, nanti susah dapat jodoh lho,’ atau ‘Sayang investasinya nanti menikah jadi ibu rumah tangga juga,’” tutur Gita Gutawa di acara Fair & Lovely Bintang Beasiswa 3 Siapkan Wanita Muda Indonesia Hadapi Tantangan Dunia Kerja, di Jakarta beberapa waktu lalu. 

ki-ka: Gita Gutawa (Penyanyi), Amaryllis Esti (Kepala Marketing Face Care PT Unilever Indonesia, Tbk.), Mutia Pratiwi (Praktisi Ketenagakerjaan), Lintang Gustika (Project Manager Hoshizora Foundation), dengan dua penerima Fair & Lovely Bintang Beasiswa, Mae dan Wenni di Blue Jasmine, Jakarta Selatan, Kamis 14 Februari 2019. TEMPO/Astari P Sarosa

Gita Gutawa menyayangkan masih banyak yang mempertanyakan hal itu. Menurut dia, pendidikan tingkat tinggi hal yang penting untuk semua orang. Ibu rumah tangga juga bisa mendapatkan banyak manfaat dari pendidikan tingkat tinggi.

Wanita kelahiran 11 Agustus 1993 ini menambahkan pendapat bahwa wanita cerdas akan kesulitan mendapatkan jodoh sudah kuno. “Perempuan enggak boleh takut untuk bermimpi, sudah tidak zaman perempuan diam saja,” jelas Gita Gutawa. Dia mendorong lebih banyak wanita Indonesia untuk mendapatkan pendidikan lebih tinggi karena hal tersebut juga akan membantu membangun Indonesia untuk menjadi negara yang lebih baik.

ASTARI PINASTHIKA SAROSA 






Serangan Bom Bunuh Diri di Pusat Pendidikan Afghanistan, 19 Tewas

2 hari lalu

Serangan Bom Bunuh Diri di Pusat Pendidikan Afghanistan, 19 Tewas

Sebuah bom bunuh diri di sebuah pusat pendidikan di ibu kota Afghanistan, Kabul, menewaskan sedikitnya 19 orang


Hari Jantung Sedunia, Perempuan Rentan Kena Serangan Jantung setelah Menopause

3 hari lalu

Hari Jantung Sedunia, Perempuan Rentan Kena Serangan Jantung setelah Menopause

Wanita cenderung memiliki kekebalan relatif terhadap serangan jantung sebelum menopause, tapi setelahnya?


Inilah Syarat Tinggi Badan dan Usia Calon Taruna Terbaru setelah Direvisi

4 hari lalu

Inilah Syarat Tinggi Badan dan Usia Calon Taruna Terbaru setelah Direvisi

Selain tinggi badan, Panglima TNI Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mervisi batas usia calon taruna.


Stuart Weitzman Tunjuk Kim Kardashian Sebagai Duta Merek Tunjukkan Kekuatan Baru

5 hari lalu

Stuart Weitzman Tunjuk Kim Kardashian Sebagai Duta Merek Tunjukkan Kekuatan Baru

Stuart Weitzman berharap dapat lebih menyentuh konsumen milenial secara emosional


Perempuan, Garda Terdepan dalam Demo Iran

5 hari lalu

Perempuan, Garda Terdepan dalam Demo Iran

Kemarahan para perempuan dalam demo Iran yang mengutuk kematian Mahsa Amini, dituangkan dalam teriakan lantang: perempuan, hidup dan kebebasan.


Ahmad Basarah: Perlu Terobosan Atasi Kekerasan di Dunia Pendidikan

9 hari lalu

Ahmad Basarah: Perlu Terobosan Atasi Kekerasan di Dunia Pendidikan

Ia mengusulkan penguatan dalam pelajaran budi pekerti yang dibungkus dengan konsep kekinian sesuai zaman generasi milenial.


Top 3 dunia: Perempuan di Iran Memprotes Aturan Jilbab yang Ketat

9 hari lalu

Top 3 dunia: Perempuan di Iran Memprotes Aturan Jilbab yang Ketat

Top 3 dunia pada 22 September 2022, di urutan pertama unjuk rasa yang dilakukan perempuan Iran untuk memprotes ketatnya aturan berjilbab di negara itu


5 Contoh Pendidikan Karakter

10 hari lalu

5 Contoh Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter bukan sekadar mengajarkan benar dan salah


Pendidikan Karakter, Bagaimana Asal-usul hingga Perkembangannya?

10 hari lalu

Pendidikan Karakter, Bagaimana Asal-usul hingga Perkembangannya?

Pendidikan karakter usaha yang disengaja untuk memahami nilai etika


Kontribusi UMKM Perempuan Diprediksi Capai USD 135 Miliar pada 2025, Asalkan...

10 hari lalu

Kontribusi UMKM Perempuan Diprediksi Capai USD 135 Miliar pada 2025, Asalkan...

Angela Tanoesoedibjo menyatakan peran perempuan dalam UMKM masih menghadapi tantangan, salah satunya dalam permodalan.