Cara Simpel Mengatur Pola Olahraga untuk Membakar Lemak

Reporter:
Editor:

Praga Utama

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi olahraga berpasangan (Pexels.com)

    ilustrasi olahraga berpasangan (Pexels.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Olahraga jadi salah satu cara menurunkan berat badan yang paling disarankan. Tapi untuk menentukan pola latihan yang bisa membantu pembakaran lemak lebih optimal, para peneliti menyarankan agar mereka yang ingin menurunkan berat badan mengatur porsi latihannya.

    Baca juga: Apa Kaitan Lemak di Perut dengan Otak?

    Para penliti British Journal of Sports Medicine mengungkapkan, pola olahraga berselang bisa membakar lebih banyak. "Karena pembakaran lemak terus terjadi bahkan setelah Anda berhenti berolahraga," kata peneliti senior dari Universitas Goias Brasil, Paulo Gentil, seperti dikutip dari Reuters, Selasa, 19 Februari 2019.

    Lalu, bagaimana mengatur pola olahraga dengan interval? Sebagai ilustrasi, bentuk latihan yang disarankan adalah dengan memvariasikan intensitas lari dalam satu kali sesi latihan. Misalnya, 4 menit lari dengan intensitas tinggi, lalu menurunkan tensi lari menjadi lebih pelan selama 3 menit.

    Peneliti merekomendasikan program ini dijalani selama 150-250 menit seminggu untuk mencegah kenaikan berat badan. Sementara itu, mereka yang sudah kelebihan berat badan disarankan berolahraga lebih dari 1 jam sehari.

    Peneliti dari Columbia University Medical Center, New York City, Keith Diaz, mengatakan latihan atau program olahraga berselang bisa menurunkan berat badan lebih banyak karena tubuh dipicu untuk membakar lemak lebih banyak dalam 24 jam seusai berolahraga. “Sehingga lebih efektif menurunkan berat badan.”


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.