Tasya Farasya Ungkap Satu Hal Penting Jika Ingin Jadi Influencer

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Resepsi pernikahan Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf, diselenggarakan pada 18 Februari 2018, dengan mengusung gaya internasional. Resepsi pernikahan Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf dilangsungkan dua kali.  instagram.com

    Resepsi pernikahan Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf, diselenggarakan pada 18 Februari 2018, dengan mengusung gaya internasional. Resepsi pernikahan Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf dilangsungkan dua kali. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pekerjaan menjadi seorang influencer atau blogger semakin diminati, karena bisa melakukan sesuatu yang digemari dan tetap mendapatkan uang. Namun, pekerjaan sebagai influencer bukanlah pekerjaan yang mudah. Ternyata menjadi influencer itu sama seperti pekerjaan lain. Beauty influencer, Tasya Farasya, menjelaskan apa saja yang dibutuhkan sebelum menjadi influencer.

    Baca juga: Tasya Farasya Jadi Beauty Vlogger Bukan Penghasilan yang Penting

    Tasya Farasya mengatakan menjadi influencer bukan berarti harus terus endorse produk. Pastikan kalau profil media sosial seimbang antara hal yang personal dengan hal yang berhubungan dengan pekerjaan. “Harus diganti terus, foto di IG bisa seimbang menunjukkan foto pekerjaan dengan foto yang personal,” tutur Tasya Farasya, di Jakarta Pusat, Rabu 13 Februari 2019.

    Beauty influencer Tasya Farasya dan Sarah Ayu saat menghadiri fashion show koleksi Beauty Voyage di Paris Fashion Show 2018. dok. Make Over

    Selain itu, influencer juga harus bisa membuat sesuatu yang relatable atau bisa dimengerti masyarakat. Hal tersebut akan menarik lebih banyak perhatian. Tasya Farasya juga memastikan kalau produk yang dia endorse adalah sesuatu yang memang dia sudah gunakan atau sudah terjamin produk yang bagus.

    Tentu saja influencer juga harus bisa membuat konten terbaru yang unik dan sesuai dengan keinginan klien. Semua kerja ini memang sangat penting untuk bisa sukses sebagai influencer, namun ada satu hal yang paling penting yang perlu diingat. “Paling terbaik adalah untuk menjadi diri sendiri. Cari ciri khas dari diri sendiri, jangan jadi KW (tidak original) dari orang lain,” lanjut Tasya Farasya. Jadi, untuk semua orang yang tertarik untuk menjadi influencer, harus berani untuk menemukan keunikan dalam diri sendiri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.