Persiapan Sahila Hisyam Ikut Seoul International Marathon 2019

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sahila Hisyam, Atlet Born to Sweat, di Hotel Atlet Century Park di Jakarta Pusat, Rabu 6 Februari 2019. TEMPO | Astari P Sarosa

    Sahila Hisyam, Atlet Born to Sweat, di Hotel Atlet Century Park di Jakarta Pusat, Rabu 6 Februari 2019. TEMPO | Astari P Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Sahila Hisyam kini tengah syuting serial drama terbarunya yang berjudul 'Siluman Ular'. Namun, kesibukannya itu tidak menghentikan dia untuk mengikuti Seoul International Marathon 2019, pada tanggal 17 Maret 2019 mendatang. Sahila yang sebelumnya tidak terlalu rutin olahraga, sekarang mengikuti pelatihan bersama tim Sport Science Pocari Sweat.

    Baca juga: Tips buat yang Ingin Ikut Lomba Lari Maraton

    Sahila Hisyam mengatakan bahwa ia sangat semangat pada saat ditawarkan untuk mengikuti program ini. Walaupun sebelumnya hanya sering olahraga di gym, Sahila langsung menerima tantangan dari tim Pocari Sweat. “Halangan aku ya satu, dari waktu aja. Karena aku lagi syuting untuk sinetron,” tutur Sahila Hisyam, di Hotel Atlet Century Park, Jakarta Pusat, Rabu 6 Februari 2019. Karena syuting sinetron, Sahila sempat tidak latihan sama sekali dan pada saat latihan langsung lari 18 kilo meter.

    Bahkan karena harus mendapatkan istirahat yang cukup, Sahila sering tidur di lokasi syuting. “Kalau memang lagi kurang istirahat, aku cari colongan tidur di lokasi,” lanjut Sahila. Namun, persiapan untuk lari maraton ini tidak menghambat atau mengurangi energinya untuk syuting.

    Sahila mengakui setelah ikut latihan untuk persiapan maraton, dia malah memiliki lebih banyak energi untuk syuting. “Kemarin sempat syuting adegan ada anak yang diculik. Wah kerasa itu pas lari mengejar mobil enggak kerasa capek, beda dari biasanya,” cerita Sahila. Dia sendiri merasa kaget kalau dirinya bisa melakukan adegan tersebut tanpa terasa lelah dan hal ini membuat dirinya menjadi lebih semangat lagi untuk olahraga.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.